<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112286">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI JENIS EKTOPARASIT PADA HIU TIKUS ALOPIAS PELAGICUS DAN ALOPIAS SUPERCILIOSUS DARI PERAIRAN LEPAS UTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Ainsyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hiu tikus (Alopias sp.) merupakan jenis ikan hiu oseanik yang hidup pada zona pelagik hingga kedalaman 955 meter. Hiu tikus seringkali tertangkap sebagai tangkapan sampingan atau bycatch pada rawai tuna di perairan lepas utara Aceh dan didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Lampulo. Terdapat tiga spesies hiu tikus di dunia, namun hanya dua spesies yang ditemukan di perairan lepas pantai utara Aceh, yaitu Alopias pelagicus dan Alopias superciliosus. Studi mengenai ektoparasit yang menginfeksi A. pelagicus dan A. superciliosus yang berasal dari perairan lepas utara Aceh perlu dilakukan dikarena distribusinya yang luas memungkinkan terinfeksi ektoparasit di perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta menghitung tingkat prevalensi dan intensitas ektoparasit yang menginfeksi serta mengetahui rasio jenis kelamin dan variasi morfometrik A. pelagicus dan A. superciliosus dari perairan lepas utara Aceh. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2022 sampai April 2023. Pengambilan sampel dilakukan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja, Lampulo. Sebanyak 64 individu hiu tikus diamati dan 36 individu ditemukan terinfeksi ektoparasit. Sebanyak 4.092 spesimen ektoparasit ditemukan dari hiu yang terinfeksi. Jenis ektoparasit yang didapat diidentifikasi secara mikroskopis kemudian dihitung tingkat prevalensi serta tingkat intensitasnya. Uji Kai-kuadrat dilakukan guna melihat signifikansi keterpaparan ektoparasit antar spesies hiu. Sebanyak enam jenis ektoparasit berhasil diidentifikasi, yaitu Echthrogaleus denticulatus, Caligus apodus, Nogagus ambiguus, Pagina tunica, Phyllothyreus cornutus dan Paronatrema sp.. Ektoparasit tersebut menginfeksi dengan tingkat prevalensi sebesar 56,25% dan tingkat intensitas infeksi ektoparasit sebesar 113,66 ind/ekor. Uji Kai-kuadrat menunjukkan tingkat prevalensi dan intensitas ektoparasit pada dua spesies hiu tikus berbeda nyata (p&gt;0,05). Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi dasar identifikasi populasi hiu tikus A. pelagicus dan A. superciliosus, khususnya di Samudera Hindia, Laut Andaman dan Selat Malaka.&#13;
Kata Kunci: Alopiidae, kopepoda, trematoda, Samudera Hindia.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SHARKS - ZOOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>597.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112286</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 21:10:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-05 09:09:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>