<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112285">
 <titleInfo>
  <title>DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN UTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Laras Nauna Izzati Daminiyart</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan famili Carangidae merupakan ikan pelagis dengan nilai ekonomis di perairan Aceh. Data statistik KKP menunjukkan hasil tangkapan ikan famili Carangidae meningkat dari tahun ke tahun sehingga pada tahun 2020 hasil tangkapan mencapai 106.569 kg.  Salah satu upaya untuk mengidentifikasi dan mengelola keanekaragaman hayati adalah dengan mengumpulkan data genetik. Namun, penelitian mengenai data genetik ikan famili Carangidae masih sangat terbatas khususnya di perairan utara Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies ikan famili Carangidae di perairan utara Aceh secara molekuler menggunakan Cytochrome Oxydase Subunit I (COI) mtDNA dengan teknologi DNA Barcoding. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2023. Pengambilan sampel dilakukan di PPS Kutaradja Lampulo, Kota Banda Aceh. Metode ekstraksi DNA dilakukan dengan menggunakan metode 2X Buffer C-TAB. Total sekuen yang dihasilkan pada penelitian ini berjumlah 24 sekuen dengan panjang 635 base pairs (bp). Sebanyak 8 spesies ikan famili Carangidae berhasil diidentifikasi yakni Carangoides coeruleopinnatus, Carangoides hedlandensis, Carangoides malabaricus, Carangoides telamparoides, Caranx ignobilis, Caranx melampygus, Caranx sexfasciatus, dan Scyris indica. Rata-rata jarak berdasarkan kimura-2-parameter adalah 0,0037. Analisis jarak genetik dan pohon filogentik menunjukkan jarak genetik paling dekat dengan nilai 3,13% terdapat pada Carangoides malabaricus dan Carangoides talamparoides, sedangkan jarak terjauh dengan nilai 21,46% terdapat pada Caranx ignobilis dan Carangoides talamparoides. Tujuh spesies masuk kedalam kategori Least Concern (LC) dan satu spesies yakni Carangoides talamparoides masuk kedalam kategori Not Evaluated dengan penurunan tren populasi pada spesies Caranx sexfasciatus. Hasil penelitian dapat menjadi informasi mendasar bagi pengelolaan sumber daya ikan famili Carangidae di perairan Utara Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112285</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 20:23:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-04 08:46:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>