SIMULASI NUMERIK DAMPAK GELOMBANG TSUNAMI BERSUMBER DARI AKTIVITAS SESAR MENTAWAI DI PESISIR PARIAMAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SIMULASI NUMERIK DAMPAK GELOMBANG TSUNAMI BERSUMBER DARI AKTIVITAS SESAR MENTAWAI DI PESISIR PARIAMAN


Pengarang

Cut Putrie Balqies - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Haekal Azief Haridhi - 198712172014041001 - Dosen Pembimbing I
Chitra Octavina - 198910202015042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1911101010038

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

551.463

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam penelitian ini, simulasi gelombang tsunami yang berlokasi di Mentawai Fault Zone dimodelkan dengan 2 mekanisme gempa bumi yaitu backthrust dan strike-slip. Penelitian ini menggunakan 3 kejadian gempa dengan menggunakan data kejadian gempa dari United States Geological Survey (USGS) dan PuSGeN (Pusat Studi Gempa Nasional). Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan gelombang tsunami yang bersumber dari aktivitas MFZ menggunakan COMCOT v1.7 (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketinggian gelombang tsunami maksimum di pesisir Sumatera Barat dan sekitarnya dengan skenario 1 dan 2, menghasilkan tinggi gelombang sekitar 0,28 m, pada skenario 3 menghasilkan tinggi gelombang sekitar 0,50 m, pada skenario 4 menghasilkan tinggi gelombang sekitar 0,60 m, pada skenario 5 menghasilkan tinggi gelombang sekitar 1,50 m dan pada skenario 6 sekitar 2 m. Perkiraan wilayah yang paling parah terkena dampak gelombang tsunami yaitu pulau Siberut dan Sumatera Barat.

Kata kunci: Tsunami, Gempa, Sumatera Barat, Mentawai Fault Zone.

In this study, tsunami wave simulations located in the Mentawai Fault Zone were modeled using two earthquake mechanisms, namely backthrust and strike-slip. The study used data from three earthquake events obtained from the United States Geological Survey (USGS) and PuSGeN (National Earthquake Studies Center). The objective of this research was to simulate tsunami waves originating from MFZ (Mentawai Fault Zone) activity using COMCOT v1.7 (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model). The results of this study showed that the maximum tsunami wave heights along the coast of West Sumatra and its surroundings were approximately 0.28 m for scenarios 1 and 2, 0.50 m for scenario 3, 0.60 m for scenario 4, 1.50 m for scenario 5, and around 2 m for scenario 6. The areas most severely affected by the tsunami wave were estimated to be Siberut Island and West Sumatra. Keywords: Tsunami, Earthquake, West Sumatera, Mentawai Fault Zone.

Citation



    SERVICES DESK