<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112237">
 <titleInfo>
  <title>SPATIO-TEMPORAL MENGGUNAKAN GEOGRAPHICALLY AND TEMPORALLY WEIGHTED REGRESSION (GTWR) DARI EPIDEMIOLOGI KASUS COVID-19 (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PROVINSI ACEH TAHUN 2020 - 2021)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmatil Adha Phonna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Aceh untuk setiap wilayah berdasarkan spatio-temporal menjadi salah satu informasi yang penting untuk diketahui. Pemetaan secara spatio-temporal dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persebaran kasus secara keragaman kondisi wilayah dan waktu. Beberapa studi menganalisis kejadian COVID-19 secara spatio-temporal menggunakan analisis korelasi dan Geographically and Temporally Weighted Regression (GTWR), namun sangat sedikit yang menganalisis kejadian COVID-19 secara spatio-temporal menggunakan analisis regresi data panel dan GTWR. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan faktor-faktor yang memengaruhi kejadian kasus COVID-19 di Aceh menggunakan analisis regresi data panel dan model GTWR untuk hasil yang lebih akurat. 46 jenis data sekunder dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh pada tahun 2020 dan 2021 yang diperoleh dari database Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dan publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis regresi data panel, dari 8 variabel yang menjadi faktor untuk di analisis menunjukkan bahwa variabel jumlah dokter (X1), jumlah kasus tuberculosis (X2), jumlah desa yang memiliki Puskesmas (X7), dan jumlah penduduk miskin (X8) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kasus COVID-19 (Y) di Aceh. Kemudian hasil analisis GTWR menggunakan fungsi pembobot Adaptive Kernel Exponential menunjukkan bahwa keragaman wilayah dan waktu berpengaruh terhadap faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan kasus COVID-19 di Provinsi Aceh. Faktor-faktor tersebut perlu menjadi perhatian dalam mengontrol kasus COVID-19 di Provinsi Aceh untuk waktu yang akan datang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112237</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 11:40:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 11:48:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>