FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKERASAN DI TEMPAT KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKERASAN DI TEMPAT KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Teguh Mitra Surya - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syarifah Rauzatul Jannah - 197702242002122001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1812201010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S2) / PDDIKTI : 14101

Penerbit

Banda Aceh : Magister Ilmu Keperawatan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

364

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kekerasan di tempat kerja merupakan sebuah tindakan negatif dalam bentuk kekerasan dan menjadi salah satu permasalahan yang paling mengkhawatirkan dimasa sekarang ini terutama di dalam lingkup pelayanan kesehatan. Hal ini juga dapat menyebabkan penurunan terhadap kualitas pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kekerasan pada perawat. Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah 106 perawat pelaksana yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang terdiri dari data demografi, kuesioner kekerasan Workplace Violence in the Health Sector Bahasa Version (WPVHS_B), kuesioner gaya kepemimpinan, dan kuesioner iklim organisasi. Analisa data mengunakan uji chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia (p=0,025), jenis kelamin (p=0,002), masa kerja (p=0,000), dan iklim organisasi (p=0,000), sebaliknya tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,682), dan gaya kepemimpinan (p=1,000) dengan kekerasan di tempat kerja pada perawat. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kekerasan ditempat kerja pada perawat adalah jenis kelamin (p=0,007) dengan OR 5,807 (95% CI: 1,635-20,628). Hasil penelitian ini diharapkan agar manajerial rumah sakit dapat mengadakan workshop atau seminar dan pelatihan mengenai pencegahan dan pengendalian kejadian kekerasan ditempat kerja agar kualitas pelayanan kesehatan maupun pelayanan asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien lebih optimal.

Workplace violence is a negative act in the form of violence and is one of the most worrying problems today, especially in the scope of health services. It can also cause a decrease in the quality of nursing services. This study aims to determine the factors associated with violence in nurses. This research design is a cross sectional study. The sample in this study were 106 executive nurses selected by proportional random sampling technique. The data collection tool in this study was a questionnaire consisting of demographic data, the Workplace Violence in the Health Sector Language Version (WPVHS_B) questionnaire, the leadership style questionnaire, and the organizational climate questionnaire. Data analysis used chi square test and multiple logistic regression. The results showed that there was a significant relationship between age (p=0.025), gender (p=0.002), tenure (p=0.000), and organizational climate (p=0.000), whereas there was no significant relationship between education level (p=0.682), and leadership style (p=1.000) with workplace violence in nurses. The most dominant variable associated with workplace violence in nurses is gender (p=0.007) with an OR of 5.807 (95% CI: 1.635-20.628). The results of this study are expected that hospital managers can organize workshops or seminars and training on the prevention and control of workplace violence so that the quality of health services and nursing care services provided to patients is more optimal.

Citation



    SERVICES DESK