<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112220">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKERASAN DI TEMPAT KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teguh Mitra Surya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kekerasan di tempat kerja merupakan sebuah tindakan negatif dalam bentuk kekerasan dan menjadi salah satu permasalahan yang paling mengkhawatirkan dimasa sekarang ini terutama di dalam lingkup pelayanan kesehatan. Hal ini juga dapat menyebabkan penurunan terhadap kualitas pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kekerasan pada perawat. Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah 106 perawat pelaksana yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang terdiri dari data demografi, kuesioner kekerasan Workplace Violence in the Health Sector Bahasa Version (WPVHS_B), kuesioner gaya kepemimpinan, dan kuesioner iklim organisasi. Analisa data mengunakan uji chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia (p=0,025), jenis kelamin (p=0,002), masa kerja (p=0,000), dan iklim organisasi (p=0,000), sebaliknya tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,682), dan gaya kepemimpinan (p=1,000) dengan kekerasan di tempat kerja pada perawat. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kekerasan ditempat kerja pada perawat adalah jenis kelamin (p=0,007) dengan OR 5,807 (95% CI: 1,635-20,628). Hasil penelitian ini diharapkan agar manajerial rumah sakit dapat mengadakan workshop atau seminar dan pelatihan mengenai pencegahan dan pengendalian kejadian kekerasan ditempat kerja agar kualitas pelayanan kesehatan maupun pelayanan asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien lebih optimal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NURSING - HEALTH SERVICES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>364</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112220</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 10:41:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 09:43:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>