<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112216">
 <titleInfo>
  <title>PENGENDALIAN PERSEDIAAN SUKU CADANG MESIN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW SYSTEM (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PT SUSANTI MEGAH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sanusi Iswandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Susanti Megah merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang industri makanan dengan memproduksi garam beryodium. Perusahaan ini mengelola persediaan suku cadang menggunakan sistem pembelian komponen ketika adanya permintaan dari maintenance lapangan. Pengendalian seperti ini dapat menyebabkan terjadinya kekurangan stok suku cadang sehingga sistem pemeliharaan tidak berjalan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperhitungkan dan mengusulkan metode pengendalian persediaan pada suku cadang mesin produksi. Metode continuous review system digunakan untuk memperhitungkan besarnya ukuran pemesanan, re-order point, dan safety stock yang optimal sehingga dapat meminimasi kekurangan suku cadang. Metode FSN digunakan untuk mengelompokkan suku cadang dan metode peramalan Syntetos and Boylan Approximation digunakan untuk memperkirakan permintaan selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 180 jenis suku cadang yang digunakan selama 2 tahun terakhir diperoleh sebanyak 21 suku cadang termasuk kategori F (Fast Moving), 41 suku cadang dengan kategori S (Slow Moving) dan 118 suku cadang dengan kategori N (Non-Moving). Total 62 suku cadang dari kategori F dan S diperhitungkan dengan metode continuous review system. Hal ini dilakukan untuk mengetahui total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan ketika menerapkan metode tersebut. Berdasarkan perhitungan diperoleh total biaya pada pengendalian persediaan sebesar Rp54.904.233,15 untuk melakukan pemesanan pertamanya. Sedangkan biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pemesanan kembali terhadap suku cadang yang mencapai nilai re-order point tergantung pada total biaya persediaan per item tersebut.&#13;
&#13;
Kata kunci :  Persediaan, Suku Cadang, Continuous Review, Ukuran Pemesanan, Re-Order Point, Total Biaya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112216</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 10:09:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 10:20:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>