<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112200">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN WEBGIS PERSEBARAN KASUS STUNTING DI KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Nur Aisha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA - Informatika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stunting adalah kondisi yang dapat dikatakan gagal pada pertumbuhan anak-anak terutama di bawah usia 5 tahun dan akan mulai terlihat ketika bayi mulai berusia 2 tahun. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Pada kasus ini Pemerintah Bener Meriah mencapai kasus stunting dengan peringkat ketiga tertinggi di Indonesia, salah satu penyebab hal ini terjadi karena kurangnya informasi yang didapatkan oleh Masyarakat umum seperti terkait informasi pencegahan, informasi data stunting baik dalam visualisasi peta, tabel, maupun grafik, dan juga belum tersedianya fitur seperti menghitung perkiraan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem persebaran kasus stunting di Kabupaten Bener Meriah berbasis WebGIS. Sistem ini dirancang untuk memberikan informasi berupa peta persebaran stunting tingkat kecamatan dan desa, titik dan rute menuju puskesmas dan posyandu, sistem pengelolaan data stunting, dan fitur menghitung perkiraan status gizi anak. WebGIS yang dibangun menggunakan Laravel dan Leaflet, serta Quantum GIS sebagai pengolahan data spasial. Penelitian ini diuji dengan melibatkan 100 responden dengan 3 kategori user yaitu masyarakat umum, puskesmas, dan Dinas Kesehatan. Metode pengujiannya menggunakan USE Questioner yang terdiri dari uji validasi, uji reliabilitas, dan pengukuran usability dengan 4 kategori pertanyaan yaitu Usefulness (Kemudahan), Ease of Use (Kemudahan Digunakan), Ease of Learning (Kemudahan Dipelajari), dan Satisfaction (Kepuasan) dan menghasilkan nilai persentase kelayakan sebesar 90,46% dengan kategori sangat layak. &#13;
&#13;
Kata kunci: Stunting, WebGIS, Rute, Gizi Anak, USE Questioner.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WEB PAGE DESIGN</topic>
 </subject>
 <classification>006.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112200</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-30 17:04:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-08 11:45:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>