<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112197">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN ASAM SUNTI DALAM PAKAN UNTUK PENGENDALIAN BAKTERI PATOGEN EDWARDSIELLA TARDA DAN AEROMONAS SALMONICIDA PADA BENIH IKAN LELE (CLARIAS GARIEPINUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulhan Efendi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Budidaya ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) adalah salah satu usaha yang diminati di Indonesia. Keberhasilan budidaya mulai ditentukan dari penyediaan benih. Benih yang sehat tentu menyebabkan kelulusan hidup tinggi dan benih yang tidak sehat akibat serangan penyakit akan menyebabkan tingkat kematian tinggi, sehingga meyebabkan kerugian dalam usaha budidayanya. Penyakit infeksi bakteri Edwardsiella tarda dan Aeromonas salmonicida dapat menyebabkan kelangsungan hidup benih ikan lele menjadi rendah bahkan tingkat kematiannya dapat mencapai 100%. Asam sunti adalah olahan dari Aceh yang terbuat dari buah belimbing (Averrhoa bilimbi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menentukan dosis terbaik penambahan asam sunti dalam pakan untuk mengendalikan infeksi bakteri patogen Edwardsiella tarda dan Aeromonas salmonicida pada benih ikan lele. Pemberian asam sunti dilakukan melalui pakan dengan dosis perlakuan yang berbeda yaitu 0% (K), 0,5% (P1), 1% (P2), 2% (P3) dan 4% (P4) selama 14 hari sesudah diinfeksi bakteri patogen. Pengaruh pemberian asam sunti diukur dengan pengamatan kelangsungan hidup benih ikan lele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam sunti dapat mengendalikan penyakit bakteri E.  tarda dan A. salmonicida pada benih ikan lele. Berdasarkan uji Duncan 0.05, tingkat kelangsungan hidup rata-rata ikan lele setelah diinfeksi bakteri E. tarda dan A. salmonicida secara berurut K yaitu 0% dan 3,33%, P1 yaitu 16,67% dan 10 %; P2 yaitu 40% dan 26,67%; P3 yaitu 66,67% dan 56,67%; P4 yaitu 90% dan 76,67%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan dosis penggunaan asam sunti 4% merupakan dosis terbaik untuk kelangsungan hidup benih ikan lele, dengan nilai tingkat kelangsungan hidup benih ikan lele pada bakteri patogen E.  tarda 90 % sedangkan pada bakteri A. salmonicida 76,67 %.&#13;
&#13;
Kata kunci: Aeromonas salmonicida, asam sunti, Clarias gariepinus, Edwardsiella tarda.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CATFISHES (CHANNEL CATFISH) - CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>639.374 92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112197</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-29 07:58:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-22 15:58:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>