<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112196">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI NUMERIK GELOMBANG TSUNAMI BERSUMBER DARI MENTAWAI SEISMIC GAP TERHADAP PESISIR KEPULAUAN MENTAWAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saiful Mahdi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Simulasi gelombang tsunami dengan kejadian gempa bumi yang berlokasi di kepulauan Mentawai dikaji menggunakan data kejadian gempa dari United States Geological Survey (USGS), Global Centroid Moment Tensor (Global CMT) dan data PuSGeN (Pusat Studi Gempa Nasional). Model Simulasi tsunami yang dihasilkan menggunakan perangkat lunak COMCOT (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model). Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan simulasi gelombang tsunami dengan potensi gempa bawah laut serta memprediksi penjalaran gelombang tsunami di kepulauan Mentawai. Data gempa yang dijadikan rujukan berupa data gempa yang pernah terjadi di kepualuan Mentawai pada tahun 1797 dan 1833. Simulasi gelombang tsunami di kepulauan Mentawai menggunakan satu titik lokasi gempa dengan tiga Moment Magnitude (Mw) yaitu Mw 8,7, Mw 8,9, dan Mw 9,1. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dikemukakan bahwa tinggi maksimal gelombang tsunami yang dihasilkan pada Mw 8,7 adalah 3,3 m. Sedangkan tinggi maksimal gelombang tsunami pada Mw 8,9 yaitu 4,5 m dan pada Mw 9,1 adalah 6,2 m. Gelombang rata-rata menuju pesisir kepulauan Mentawai pada menit ke-4 dan 6, sedangkan gelombang rata-rata menuju pesisir Padang pada menit ke-52 dan 54. Wilayah yang terkena dampak tsunami diantaranya adalah pulau Siberut, pulau Batu, pulau Sipora, pulau Pagai serta sebagian kecil wilayah kabupaten Sumatera Barat.&#13;
&#13;
Kata kunci: Gelombang tsunami, model COMCOT, Gempa, kepulauan Mentawai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WAVES - OCEANOGRAPHY</topic>
 </subject>
 <classification>551.461</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112196</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-28 20:21:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 15:01:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>