<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112186">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN KEPERAS (PUNTIUS BREVIS) DI HULU DAS PEUSANGAN DAN SEUNAGAN PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IRFAN MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Puntius brevis memiliki habitat di air tawar, setiap spesies ikan mempunyai karakteristik morfologi dengan ciri-ciri yang dapat menjadi pembeda antara satu spesies dengan spesies yang lain. Karakteristik morfologi adalah hasil dari fenotip yang dihasilkan oleh suatu gen, sehingga analisis morfometrik juga dapat digunakan untuk mengukur efek genetik terdahap suatu spesies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman spesies Puntius brevis di hulu DAS Peusangan dan Seunagan dengan analisis morfometrik dan meristik. Penelitian ini dilakukan pada Agustus 2022 sampai Januari 2023 dengan pengambilan sampel di Danau Laut Tawar di Aceh Tengah. Penelitian ini dilakukan pada Agustus 2022 sampai dengan Januari 2023 dengan pengambilan sampel di hulu DAS titik sungai, yaitu Danau Laut Tawar (DLT), Sungai Peusangan (PSG) di Kabupaten Aceh Tengah dan Sungai Seunagan (NGN) di Kabupaten Nagan Raya. Perhitungan morfometrik dan meristik dilakukan di Laboratorium Balai Benih Ikan Lukup Badak dan Laboratorium Genetik dan Biodiversitas Akuatik Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Pengambilan sampel pada penelitian ini berdasarkan pada lokasi penangkapan ikan yang ditangkap langsung oleh nelayan setempat dengan menggunakan jaring insang (gillnet), meliputi tiga stasiun penangkapan tersebut yaitu Stasiun 1 Sungai Peusangan (PSG), Danau Lut Tawar (DLT), dan Sungai Seunagan (NGN). Pengukuran morfometrik yaitu menggunakan metode tradisional dengan 25 parameter ukuran, sedangkan pengukuran meristik ada 12 parameter. Data pengukuran morfometrik dianalisis menggunakan Discriminant Function Analysis (DFA) untuk mengelompokkan atau mendeskriminankan populasi, sedangkan data pengukuran meristik dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis DFA pada Puntius brevis menghasilkan dua fungsi, fungsi yang pertama menunjukkan hasil populasi Puntius brevis yang berbeda pada ketiga stasiun keseluruhan, sedangkan fungsi kedua menghasilkan nilai populasi yang berbeda juga. Pola pertumbuhan Puntius brevis di stasiun keseluruhan dan stasiun Peusangan bersifat allometrik negatif (b</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112186</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 23:30:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 09:18:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>