PENAMBAHAN TEPUNG KROKOT (PORTULACA OLERACEA L.) DAN MANNANOLIGOSAKARIDA (MOS) DALAM PAKAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERTUMBUHAN PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENAMBAHAN TEPUNG KROKOT (PORTULACA OLERACEA L.) DAN MANNANOLIGOSAKARIDA (MOS) DALAM PAKAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERTUMBUHAN PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON)


Pengarang

Cut Widya Aprilia - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Siska Mellisa - 198703052015042001 - Dosen Pembimbing I
Cut Dara Dewi - 199112092022032009 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1911102010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Udang windu (Penaeus monodon) merupakan salah satu komoditas unggulan di sektor perikanan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung krokot dan (Mannanoligosakarida) MOS dalam pakan untuk meningkatkan kinerja pertumbuhan pada udang windu. Penelitian dilakukan di Balai Pembenihan Budidaya Air Payau Ujung Batee pada Februari 2023 - Maret 2023. Penelitian ini didesain menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Taraf perlakuan yang digunakan yaitu dosis penambahan tepung krokot dan MOS yaitu P0 (0 g/kg kontrol), P1 (30 g/kg tepung krokot dan 10 g/kg MOS), P2 (40 g/kg tepung krokot dan 10 g/kg MOS), dan P3 (50 g/kg tepung krokot dan 10 g/kg MOS). Penambahan tepung krokot dan MOS memberikan pengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, pertumbuhan panjang mutlak, rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan dan frekuensi moulting, dan tidak berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada semua parameter didapatkan pada perlakuan P3, dengan nilaipertumbuhan bobot mutlak 0,60±0,05 gram, laju pertumbuhan pesifik 16,00±0,24%/hari, pertumbuhan panjang mutlak 4,33±0,06 cm, rasio konversi pakan 0,52±0,03, efisiensi pakan 192,06±12,21%, frekuensi moulting 1,50 kali/ekor dan kelangsungan hidup sebesar 93,20±9,33%.
Kata kunci : Udang windu, tepung krokot, MOS, pertumbuhan.

Addition Of Purslane Flour (Portulaca oleracea L.) And Mannanoligosaccharides (MOS) In Feed To Improve The Growt Performance Of Tiger Shrimp (Penaeus monodon)

Citation



    SERVICES DESK