<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112177">
 <titleInfo>
  <title>SAMPAH LAUT DI KAWASAN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agung Budi Prasetyo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Populasi plastik merupakan salah satu ancaman lingkungan terbesar yang menyebar di lingkungan dan mencemari ekosistem laut saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menghitung kelimpahan sampah Kota Banda Aceh yang berfokus pada sampah makro dan meso di Pantai Lamtong dan Pantai Alue Naga. Pengumpulan data sampah menggunakan metode transek kuadrat berukuran 5m x 5m untuk sampah makro dan 1m x 1m untuk sampah laut meso. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Kimia Laut Fakultas Kelautan dan Bioteknologi Perikanan, Universitas Syiah Kuala dengan identifikasi secara visual. Hasil penelitian menunjukkan sampah yang mendominasi adalah pantai lamtong (127 unit) dengan total kelimpahan 1,464 unit/m2 di bandingkan dengan pantai alue naga (98 unit) dengan total kelimpahan 0,388 unit/m2. Pada sampah makro di Pantai Lamtong di dominasi pada bulan Mei  (101 unit) dengan total kelimpahan 0,808 unit/m2 dari pada bulan Agustus (12 unit) dengan total kelimpahan 0,096 unit/m2. Sedangkan di Pantai Alue Naga di dominasi pada bulan Mei  (82 unit) dengan total kelimpahan 0,068 unit/m2 dari pada bulan Agustus (10 unit) dengan total kelimpahan 0,08 unit/m2. Pada sampah meso di Pantai Lamtong di dominasi pada bulan Mei  (14 unit) dengan total kelimpahan 0,560 unit/m2. Dimana tidak ditemukan sampah meso di bulan Agustus. Sedangkan di Pantai Alue Naga di dominasi pada bulan Agustus (3 unit) dengan total kelimpahan 0,120 unit/m2 dari pada bulan Mei (3 unit) dengan total kelimpahan 0,120 unit/m2. Sampah makro dan meso ini didominasi oleh sampah kategori plastik kecuali pada pantai Alue Naga bulan Mei didominasi oleh sampah kategori busa plastik. Sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jangka yang lebih lama agar mendapat perbandingan sampah yang sesuai. &#13;
&#13;
Kata kunci : sampah makro, sampah meso, transek kuadrat, identifikasi sampah dan kelimpahan plastik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112177</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 17:10:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-03 08:56:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>