<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112168">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS BEBAN KERJA PSIKOLOGI UNTUK PERBAIKAN SISTEM KERJA DI PT. GIKEN PRECISION INDONESIA MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>An nisa wafiq azizah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT. Giken Precision Indonesia merupakan perusahaan jasa industri yang menawarkan desain produk, injection molding, dan assembly. PT. Giken Precision Indonesia memiliki beberapa divisi salah satunya adalah divisi maintenance dan divisi finished good store. Kedua divisi tersebut mendapat tekanan yang tinggi karena target yang harus dicapai sangat berpengaruh pada produktivitas perusahaan serta kepuasan customer. Standar Operasional Tugas serta pembagian tugas kerja yang masih belum efektif dapat menyebabkan stres pada karyawan yang dapat menimbulkan turunnya produktivitas pada perusahaan.  Oleh karena itu, dilakukan analisis beban kerja mental terhadap karyawan menggunakan metode NASA-TLX yang terdiri dari enam indikator yaitu kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi, usaha, dan tingkat frustasi. Berdasarkan hasil perhitungan beban kerja mental diketahui bahwa pada divisi maintenance sebesar 87% karyawan memiliki beban kerja mental yang tinggi dan pada pada divisi finished good store sebesar 67% karyawan memiliki beban kerja mental yang tinggi. Setelah dilakukan analisis beban kerja maka dilanjutkan dengan melihat hubungan keterkaitan antara usia karyawan dengan beban kerja mental yang dialami. Hasil yang yang diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja mental dengan usia karyawan. Hal tersebut karena perusahaan tidak memberikan tugas pekerjaan pada karyawan berdasarkan usia ataupun masa jabatan. Rekomendasi perbaikan perlu adanya penambahan shift, perbaikan tata letak fasilitas, evaluasi kegiatan kerja, serta pihak manajerial melakukan evaluasi menyangkut beban pekerjaan dengan performansi pekerjaan dalam memenuhi target pekerjaan. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Beban Kerja, Beban Kerja Mental, National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX), uji cramer.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112168</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 16:28:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 16:33:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>