Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MINYAK CENGKEH(SYZYGIUM AROMATICUM) TERHADAP LAMA WAKTUPINGSAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER)
Pengarang
ENDANG NANGARISA BR GINTING - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Siska Mellisa - 198703052015042001 - Dosen Pembimbing I
Kavinta Melanie - 198906042019032017 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1911102010054
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pengangkutan benih ikan kakap putih dalam keadaan hidup berpengaruh terhadap kelangsungan hidupnya. Minyak cengkeh dapat digunakan sebagai obat bius untuk mempertahankan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih karena mengandung eugenol yang bersifat analgesik. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas dari minyak cengkeh terhadap lama waktu pingsan dan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih. Penelitian dilakukan pada 27 Februari 2023 di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee. Penelitian menggunakan eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 ulangan yaitu minyak cengkeh dengan konsentrasi 4 ppm, 8 ppm, 12 ppm, 16 ppm, dan 20 ppm. Hewan uji yang digunakan yaitu benih ikan kakap putih berukuran 5-7 cm sebanyak 150 ekor yang ditransportasikan selama 6 jam perjalanan. Parameter penelitian yang diamati berupa lama waktu induksi, lama waktu sadar, dan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih. Hasil penelitian menunjukkan waktu induksi tercepat untuk pemingsanan benih ikan kakap putih yaitu konsentrasi 20 ppm dengan waktu 1,46 menit. Benih ikan kakap putih membutuhkan waktu 1,69 menit untuk sadar pada konsentrasi 4 ppm. Kelangsungan hidup benih ikan kakap terbaik pada konsentrasi 16 ppm (90%). Konsentrasi minyak cengkeh yang optimal untuk pembiusan benih ikan
kakap putih ukuran 5-7 cm memberikan pengaruh nyata terhadap lama waktu pingsan, waktu sadar dan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih serta dosis terbaik untuk pemingsanan benih ikan kakap putih yaitu konsentrasi 16 ppm.
Kata kunci: kakap putih, minyak cengkeh, pembiusan, lama waktu induksi, lama waktu sadar, dan kelangsungan hidup
The transportation of Barramundi larvae in a live state affects their survival. Clove oil can be used as an anesthetic to maintain the survival of larvae because it contains eugenol which is analgesic. The study purpose was to determine the effectiveness of clove oil on the length of time of fainting and the survival of larvae. This research was conducted on February 27, 2023 at the Brackish Water Aquaculture Fisheries Center (BPBAP) Ujung Batee. This study uses experiments with a complete randomized design (CRD) consisting of 5 treatments with 3 replicates, namely clove oil with concentrations of 4 ppm, 8 ppm, 12 ppm, 16 ppm, and 20 ppm. The test animals used were barramundi larvae measuring 5-7 cm as many 150 fish which were transported for 6 hours. The research parameters observed were the length of induction time, length of consciousness time, and survival rate of barramundi. The results showed that the fastest induction time for stunning barramundi was at a concentration of 20 ppm with a time of 1.46 minutes, at the fastest conscious time of barramundi larvae, namely at a concentration of 4 ppm with a time of 1.69 minutes. The best survival was seen in treatment 16 ppm, which was 90%. The optimal concentration of clove oil for anesthetizing the larvae affects the length of induction time, conscious time and survival of barramundi larvae and the best dose for stunning the larvae is a concentration of 16 ppm. Keywords: Barramundi, clove oil, concentration, anesthetizing, induction time, conscious time survival rate
EFEKTIVITAS MINYAK PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) SEBAGAI ANESTESI DALAM TRANSPORTASI SISTEM BASAH BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) DENGAN KEPADATAN BERBEDA (CUT LAURA, 2025)
SUBSTITUSI TEPUNG IKAN DENGAN TEPUNG KEDELAI TERHADAP PERTUMBUHAN, KELANGSUNGAN HIDUP DAN PEMANFAATAN PAKAN BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (MAIDA YANTI, 2019)
PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (NURMASYITAH, 2018)
TEKNIK PENDEDERAN BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU UJUNG BATEE (Alhafidh, 2024)
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK KOMERSIL DAN MOLASE TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (Rizki Ananda, 2017)