<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112088">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KUANTITATIF BAKTERI SALMONELLA SP. PADA PRODUK GURITA ASIN (OCTOPUS CYANEA) DI PULAU BREUH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Delvina Qalby</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gurita asin merupakan salah satu produk olahan yang ada di Pulau Breuh. Teknik, alat dan pendistribusian produk masih bersifat sederhana sehingga berpengaruh terhadap kualitas produk. Penelitian yang berjudul Analisis Kuantitatif Bakteri Salmonella sp. pada Produk Gurita Asin (Octopus cyanea) di Pulau Breuh ini bertujuan untuk mendeteksi bakteri Salmonella sp. dan mengetahui nilai Total Plate Count (TPC) pada gurita asin berdasarkan perlakuan pengeringan dan penyimpanan yang berbeda dari Pulau Breuh. Hasil pengamatan menujukkan bahwa masa pengeringan dan penyimpanan berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri. Hasil analisis menujukkan bahwa 7 dari 9 produk gurita asin alami dan 3 produk gurita asin yang menggunakan metode kontrol dari Pulau Breuh dinyatakan positif tercemar bakteri Salmonella sp.. Berdasarkan uji Total Plate Count (TPC) hasil menujukkan bahwa sampel yang memiliki nilai tertinggi yaitu sampel GA37 yaitu memiliki jumlah koloni &lt; 300 (melebihi nilai ambang batas SNI) dan nilai TPC terendah terdapat pada sampel GA55 yaitu sebesar 40 cfu/mL atau 4 x 10¹ koloni/g (tidak melebihi nilai ambang batas SNI). Berdasarkan data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa produk olahan gurita asin yang disimpan dalam waktu yang lama, tidak layak untuk dikonsumsi.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Gurita Asin,  Pulau Breuh, Octopus cyanea, Salmonella sp. dan TPC&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERIES - PRODUCT ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112088</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 11:16:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 15:56:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>