<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112055">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PESAN DAKWAH BERCADAR DALAM AKUN INSTAGRAM @NIQABSQUAD_OFFICIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEVI SUSANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cadar saat ini masih menjadi permasalahan yang diperdebatkan baik secara hukum memakainya maupun dalam pandangan masyarakat. Stigma negatif terhadap cadar masih melekat di masyarakat dan melabeli pengguna cadar seperti istri teroris, ninja hingga ajaran sesat. Kekhawatiran pengguna cadar terhadap stigma negatif terhadap cadar menjadi alasan terbentuknya komunitas pengguna cadar seperti komunitas niqab squad. Komunitas Niqab Squad membentuk akun @niqabsquad_official di instagram sebagai media dakwah dan menepis stigma negatif masyarakat terhadap cadar melalui postingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak terhadap pesan dakwah bercadar di instagram dengan akun dakwah @niqabsquad_official menjadi objek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori Encoding-Decoding oleh Stuart Hall. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang pengikut akun @niqabsquad_official yang berusia 18-24 tahun dan memiliki latar belakang umur, pekerjaan dan pengalaman yang berbeda-beda. Hasil yang ditemukan menunjukkan interpretasi 7 informan terhadap cadar berdasarkan decoding khalayak menurut Hall yaitu 4 informan berada di posisi dominan dimana informan memaknai cadar sepenuhnya secara positif sesuai dengan yang diinginkan produsen pesan dan 3 lainnya berada di posisi negosiasi dimana informan menerima pemaknaan cadar secara dominan namun bernegosiasi sesuai dengan pengalamannya dan tidak ada informan yang berada di posisi opposional.&#13;
&#13;
Kata kunci : Analisis Resepsi, Bercadar, Instagram, Niqabsquad_official</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112055</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 00:22:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 10:41:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>