<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112040">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGKAT STRES MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA PASCA KEMBALI KE SISTEM BELAJAR LURING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rusnee Cheyi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Introduksi: Sistem pembelajaran yang beralih dari luring ke daring dan luring kembali, mengakibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala perlu beradaptasi dengan cepat. Hal ini mungkin menjadi penyebab stres pada mahasiswa. Banyak penelitian yang mengkaji tentang stres pada mahasiswa Namun, sedikit sekali penelitian tentang stres pada mahasiswa yang dialami pasca pembelajaran luring setelah pandemi Covid-19, khususnya di Aceh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala pasca kembali ke sistem belajar luring. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dengan sampel yang berjumlah 511 responden dan dilakukan analisis univariat. Hasil: Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa persentase mahasiswa yang memiliki tingkat stres yang normal 50,1%,  ringan 22,9%, sedang 19,8%, berat 5,1%, dan sangat berat 2,1%, Berdasarkan jenis kelamin, mahasiswa perempuan mengalami tingkat stres yang lebih tinggi yaitu 71,2%, dibandingkan dengan laki-laki yaitu 28,8%, Menurut status sosial ekonomi dijumpai mahasiswa dengan orang tua berpenghasilan &gt; 3,5 juta mengalami stres yang paling tinggi yaitu 69,9%, dilikuti jumlah penghasilan 2,5-3,5 juta sebanyak 18,8%, 1,5-2,5 juta sebanyak 7,2%, dan yang paling rendah jumlah penghasilan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STRESS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.98</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112040</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 19:48:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-27 10:58:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>