<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111945">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN  PERIKANAN JARING INSANG BERBASIS EKOSISTEM PADA DOMAIN SOSIAL DAN EKONOMI DI TPI BAGAN DELI, SUMATERA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MULIA SAFITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manajemen perikanan adalah suatu kegiatan yang penting untuk mencapai keberlanjutan perikanan. Pendekatan EAFM (Ecosystem Approach to Fisheries Management) digunakan untuk menyeimbangkan antara tujuan sosial, ekonomi dan ekosistem perikanan secara terpadu, komprehensif dan berkelanjutan. Salah satu tujuan manajemen perikanan dari aspek sosial dan ekonomi adalah untuk kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat perikanan melalui perikanan yang berkelanjutan. Penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti pukat cen-cen, pukat layang dan pukat trawl mini di daerah penangkapan nelayan jaring insang adalah salah satu penyebab konflik sosial. Maka berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini untuk mengkaji indikator domain sosial ekonomi berdasarkan aspek perikanan jaring insang berbasis ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan April tahun 2023, bertempat di TPI Bagan Deli, kelurahan Bagan Deli. Metode pengambilan data yang digunakan pada penelitian adalah wawancara dan survei lapangan. Penentuan jumlah responden dilakukan dengan menggunakan persamaan slovin, dengan jumlah responden 61 orang nelayan jaring insang, 1 orang DKP, 1 orang ketua KNTI, 1 orang Kamla serta 1 orang pedagang TPI Bagan Deli. Analisis data menggunakan skor likert berbasis ordinal 1,2,3 terhadap masing-masing indikator. Indikator domain sosial yaitu, partisipasi pemangku kepentingan, konflik perikanan dan pemanfataan pengetahuan lokal dalam pengelolaan sumberdaya ikan serta domain ekonomi yaitu pendapatan rumah tangga perikanan (RTP), rasio tabungan, dan kepemilikan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perikanan jaring insang di TPI Bagan Deli pada domain sosial dan ekonomi berada pada kategori baik. Hal tersebut terlihat dari nilai agregat yang diperoleh pada domain sosial dan ekonomi yaitu sebesar 80,00 dan 65,00 dengan flag modelling berwarna hijau muda. &#13;
&#13;
Kata kunci: EAFM, Domain sosial-ekonomi, pengelolaan perikanan, TPI Bagan Deli&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111945</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 12:20:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 15:23:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>