<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111944">
 <titleInfo>
  <title>KORELASI SEA SURFACE SALINITY (SSS), SEA SURFACE TEMPERATUTE (SST), DAN KLOROFIL-A PADA BULAN FEBRUARI TAHUN 2021 DI PERAIRAN BARAT ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Haiyani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan Barat Aceh merupakan perairan yang dikelilingi oleh Samudera Hindia, Selat Malaka dan pantai utaranya berbatasan dengan Laut Andaman. Perairan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor hidrologi perairan seperti pasang surut, suhu, salinitas, pH, arus dan kecerahan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi Sea Surface Salinity (SSS), Sea Surface Temperature (SST) dan Klorofil-a di Perairan Barat Aceh pada bulan Februari tahun 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis korelasi Pearson dengan menggunakan data yang bersumber dari Hybrid Coordinate Ocean Model (HYCOM) dan Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS).Hasil dari penelitian ini adalah korelasi Sea Surface Salinity (SSS) dan Klorofil-a di seluruh domain di dapatkan korelasi r = -0.08 yang dikategorikan negatif tidak memiliki korelasi. Sedangkan korelasi di bagian garis pantai di mendapatkan korelasi r = 0.52 yang dikategorikan dalam korelasi positif sedang. Korelasi Sea Surface Temperature  (SST) dan Klorofil-a di seluruh domain di dapatkan korelasi r = -0.34 dikategorikan korelasi negatif rendah. Sedangkan korelasi di  garis pantai di dapatkan hasil korelasi r = 0.002 yang dikategorikan dalam negatif tidak memiliki korelasi. Korelasi Sea Surface Temperature  (SST) dan Sea Surface Salinity (SSS) di seluruh domain di dapatkan korelasi r = 0.40 yang dikategorikan korelasi positif sedang. Sedangkan korelasi di bagian lepas pantai di dapatkan hasil korelasi r = -0.14 dikategorikan positif tidak memiliki korelasi. Berdasarkan hubungan antara tiga variabel tersebut dapat dimodelkan menggunakan model regresi linier, regresi polinomial ordo 2 dan pulinomial ordo 3. Hasil model menunjukkan bahwa koefisien determinasi yang paling tinggi itu adalah regresi polinomial 3 dengan koefisien determinasi antara SSS dan klorofil-a sebesar R2  = 0.15, variabel SST dan klorofil-a sebesar R2  = 0,11 dan variabel SST dan SSS sebesar R2  = 0,24.&#13;
Kata Kunci : Perairan Barat Aceh, Sea Surface Salinity (SSS), Sea Surface Temperature  &#13;
(SST), Klorofil-a&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111944</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 12:20:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 15:07:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>