<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111909">
 <titleInfo>
  <title>SUSTAINABLE FASHION UNTUK BUSANA CASUAL DENGAN TEKNIK UPCYCLING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUAN BALQIS BANIAJI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>SUSTAINABLE FASHION UNTUK BUSANA CASUAL &#13;
DENGAN TEKNIK UPCYCLING &#13;
Yuan Balqis Baniaji¹, Novita², Nurbaiti³&#13;
Program Studi Pendidikan Kesejahtaraan Keluarga&#13;
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala&#13;
Darussalam, Banda Aceh, Indonesia&#13;
Email: sonyakbalqis@gmail.com&#13;
Abstrak&#13;
Industri fashion merupakan salah satu penyumbang limbah terbesar kedua di dunia, busana bekas akan berakhir pada tempat penampungan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mendaur ulang busana bekas menjadi busana berbeda dengan peningkatan nilai/value dengan penerapan sustainable fashion menggunakan teknik upcycling yang meliputi proses mendesain busana casual untuk remaja, membuat busana casual untuk remaja dan mengetahui tanggapan remaja terhadap konsep sustainable fashion dengan teknik upcycling pada busana bekas menjadi busana casual remaja. Penelitian ini merupakan eksperimen terapan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, terhadap perspektif remaja dari hasil eksperimen. Populasi penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling terdiri dari 5 remaja berusia 18-21 tahun dengan kriteria memiliki pemahaman mengenai busana bekas/trifting dan sudah mempelajari desain busana. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan eksperimen dan wawancara, hasil eksperimen dijadikan sebagai objek dalam proses wawancara. Berdasarkan hasill penelitian, diketahui bahwa 1) Pemakaian konsep sustainable fashion dengan teknik upcycling dapat mengurangi limbah tekstil yang dibuang; (2) Nilai estetika tinggi dengan penggabungan konsep sustainable terhadap desain menciptakan desain yang menarik dan harmonis;      (3) Hasil Ketiga pasang produk busana casual dengan teknik upcycling memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan desain (4) Responden memberikan feedback positif terhadap produk yang menggunakan teknik upcycling, produk upcycling dianggap kekinian dan memungkinkan remaja menjadi trendsetter dalam gaya berpakaian, mendukung konsep sustainable, mengurangi limbah dan menjaga lingkungan hidup. Atusiasme dan dukungan dari remaja ini menunjukkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.&#13;
Kata Kunci: Sustainable Fashion, Teknik Upcycling, Busana Casual, Pakaian Bekas/Trifting</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111909</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 09:40:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 09:56:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>