<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111882">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PANCING ULUR DI PERAIRAN UTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ELMA PUTRI NABILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Yellowfin tuna merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang melimpah di &#13;
Perairan Utara Aceh, terutama di wilayah TPI Laweung dan Dermaga Ulee Cot. &#13;
Tingginya produksi yellowfin tuna tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh &#13;
nelayan. Berdasarkan survei awal diketahui terjadinya peningkatan armada, nelayan &#13;
dan fishing ground yang semakin menjauh di kedua wilayah tersebut. Alat tangkap &#13;
yang digunakan nelayan di TPI Laweung dan Dermaga Ulee Cot adalah pancing ulur &#13;
dengan metode penangkapan seperti lampung, balap, pancot, dawai, dan seret. &#13;
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi sosial masyarakat nelayan &#13;
pancing ulur dan menganalisis keadaan ekonomi nelayan pancing ulur berdasarkan &#13;
tingkat pendapatan yang berlokasi di TPI Laweung dan Dermaga Ulee Cot. Metode &#13;
yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dan deskriptif yang &#13;
meliputi data primer dan data sekunder dan wawancara nelayan secara langsung &#13;
dengan jumlah responden 45 nelayan. Analisis yang digunakan yaitu analisis &#13;
deskriptif sosial dan analisis pendapatan nelayan berdasarkan total biaya, penerimaan &#13;
dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial nelayan di &#13;
kedua wilayah berdasarkan indikator pendidikan umumnya SMA sebesar 38,5% dan &#13;
52,6%, sedangkan indikator memiliki rumah permanen 24 nelayan dan semi &#13;
permanen 21 nelayan, dan untuk empat indikator lainnya didominasi jumlah &#13;
tanggungan keluarga sebanyak 0-3 orang dengan pengalaman melaut masing-masing &#13;
nelayan 6-10 tahun dan 67% dari seluruh nelayan hanya berprofesi sebagai nelayan &#13;
tanpa pekerjaan sampingan lainnya. Dan keuntungan yang diperoleh setiap nelayan &#13;
dari hasil penjualan yellowfin tuna selama bulan Maret di TPI Laweung sebesar Rp. &#13;
1.474.561/trip dan di Dermaga Ulee Cot sebesar Rp. 3.385.760/trip bulan, dan &#13;
nelayan pancing ulur di kedua wilayah berada pada tingkatan sejahtera berdasarkan &#13;
UMP Aceh yaitu Rp. 3.400.000/bulan. &#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Kata kunci: Yellowfin tuna, Sosial, Ekonomi, Perairan Utara Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111882</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-24 10:53:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 15:20:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>