<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111870">
 <titleInfo>
  <title>STATUS PENGELOLAAN PERIKANAN TERKAIT DENGAN IMPLEMENTASI EAFM PADA DOMAIN TEKNIK PENANGKAPAN IKAN DI PPN IDI RAYEUK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rani Tursina Anadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan da Perkanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) merupakan sebuah konsep yang menyeimbangkan antara dimensi pengelolaan perikanan melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis ekosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian indikator domain teknik penangkapan ikan terhadap alat tangkap dari hasil tangkapan tuna sirip kuning (Thunnus albacares), cakalang (Katsuwonus pelamis) dan tongkol (Euthynnus affinis) berdasarkan pengelolaan perikanan berbasis EAFM di Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi serta menilai status pengelolaan perikanan berbasis EAFM pada indikator domain teknik penangkapan ikan di PPN Idi Rayeuk. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan stratified random sampling. Analisis data yang digunakan sesuai dengan metode yang digunakan oleh National Working Group on EAFM dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan menentukan skor dengan mengggunakan skor likert berbasis ordinal 1, 2, 3 terhadap 6 indikator yaitu, metode penangkapan ikan yang bersifat destruktif atau illegal, modifikasi alat penangkapan dan alat bantu penangkapan, kapasitas perikanan dan upaya penangkapan ikan, selektivitas penangkapan, kesesuaian fungsi dan ukuran kapal penangkapan dengan dokumen legal, dan sertifikasi awak kapal perikanan sesuai dengan peraturan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan perikanan tangkap pada domain teknik penangkapan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi segi teknis tergolong baik dengan nilai agregat komposit sebesar 78.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111870</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 17:36:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 09:10:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>