<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111838">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI GURU SEJARAH TERHADAP PEMANFAATAN MUSEUM ACEH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY JONTA MAHESA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Sejarah</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Rizky Jonta Mahesa (2023). Persepsi Guru Sejarah Terhadap Pemanfaatan Museum Aceh Sebagai Sumber Belajar dan Media Pembelajaran Sejarah di Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
		Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat persepsi guru sejarah terhadap pemanfaatan Museum Aceh sebagai sumber belajar dan media pembelajaran sejarah di Kota Banda Aceh. Penelitian ini berjenis survei yang digolongkan dalam metode penelitian deskriptif. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana persepsi guru sejarah terhadap pemanfaatan Museum Aceh sebagai sumber belajar dan media pembelajaran sejarah di Kota Banda Aceh?. (2) Bagaimana persepsi guru sejarah dalam memanfaatkan Museum Aceh sebagai sumber belajar dan media pembelajaran sejarah lokal?. Adapun populasi dan sampel dari penelitian ini yaitu para guru sejarah yang mengajar di SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 5 Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui Angket dan wawancara secara mendasar. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa (1) perspesi guru sejarah terhadap pemanfaatan Museum Aceh masuk kedalam kategori sedang, ini didasarkan atas hasil perhitungan keseluruhan aspek persepsi guru sejarah di SMA Negeri Kota Banda Aceh terhadap pemanfaatan Museum Aceh yang diperoleh skor 126 dengan presentase 63,00%, ini berada dalam kategori ke tiga yaitu 52% - 67,9% (Sedang), Museum Aceh sebagai sumber belajar dan media pembelajaran sejarah masuk kedalam kategori Tinggi, hal ini didasari atas hasil perhitungan keseluruhan aspek Museum Aceh sebagai sumber belajar dan media pembelajaran sejarah di SMA Negeri Kota Banda Aceh maka diperoleh skor 160 dengan presentase 80,00%. Ini berada dalam kategori ke dua yaitu 68% - 83,9%(Tinggi). (2) persepsi guru sejarah dalam memanfaatkan Museum Aceh sebagai sumber belajar dan media pembelajaran sejarah lokal di SMA Negeri Kota Banda Aceh dilihat dari hasil perhitungan yaitu sebesar 80,00% Ini berada dalam kategori ke dua yaitu 68% - 83,9%sehingga termasuk dalam kategori (Tinggi), &#13;
&#13;
Kata kunci : Persepsi Guru Sejarah, Pemanfaatan Museum Aceh, media pembelajaran sejarah&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111838</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 12:09:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 15:31:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>