<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111828">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING DAN ROUGH-CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PT YAGI NATURAL INDONESIA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ricco Tampaty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT YAGI Natural Indonesia merupakan industri yang bergerak dibidang kosmetik dimana perusahaan ini melakukan perencanaan produksi berdasarkan jumlah permintaan yang ada dan berusaha untuk memenuhi permintaan pasar. Permintaan pasar yang terjadi bersifat fluktuatif sehingga perlu dilakukan pengoptimalan jumlah produksi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perencanaan produksi dengan model goal programming yang dapat memaksimalkan volume produksi sehingga diperoleh pendapatan yang maksimal dengan biaya produksi yang minimal, kemudian dilakukan perencanaan kebutuhan kapasitas menggunakan metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) untuk mengetahui kapasitas waktu produksi yang optimal. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa perencanaan produksi pada PT YAGI Natural Indonesia dengan metode goal programming adalah optimal. Penyusunan perencanaan produksi yang dilakukan adalah mempertimbangkan tiga kendala tujuan, yaitu volume produksi supaya dapat memenuhi permintaan pasar setiap bulannya, biaya produksi yang tidak melebihi batasan target yaitu sebesar Rp 165.601.198 untuk 12 periode kedepan dan target keuntungan tercapai yaitu sebesar Rp 77.220.802. Sedangkan pada metode Rough-Cut Capacity Planning diketahui bahwa perencanaan kapasitas yang direncanakan oleh perusahaan masih belum feasible atau belum layak untuk dilaksanakan dalam memenuhi permintaan konsumen karena pada periode ke 18 stasiun ke 3 dan ke 6 melewati batas regular time sehingga terjadi overload. Agar proses proses produksi pada stasiun tersebut lebih efektif, maka perusahaan harus menambahkan overtime agar kapasitas yang direncanakan dapat terpenuhi sehingga permintaan pasar sesuai dengan jumlah yang diinginkan pada SK 3 periode 18 membutuhkan overtime sebesar 188 menit dan SK 6 pada periode 18 membutuhkan waktu overtime sebesar 884 menit sehingga perencanaan kapasitas produksi tersebut optimal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111828</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 11:10:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 11:29:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>