<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111808">
 <titleInfo>
  <title>TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI IDI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mohd.farhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak - Pasal 363 KUHP dijelaskan mengenai tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang &#13;
menyebutkan bahwa diancam dengan pidana pencurian paling lama tujuh tahun terhadap pencurian ternak, &#13;
pencurian pada waktu ada kebakaran, gunung meletus, gempa, banjir, huru-hara, pemberontakan atau bahaya &#13;
perang, pencurian yang dilakukan pada waktu malam, pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, dan &#13;
pencurian yang dilakukan dengan cara merusak, memotong, menggunakan perintah palsu atau pakaian jabatan &#13;
palsu. Meskipun sudah diatur bahwa pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan yang dilarang, pada &#13;
kenyataannya kasus tentang pencurian dengan pemberatan ini masih sering terjadi. Tujuan penulisan penelitian&#13;
ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab dan upaya yang harus dilakukan untuk menanggulangi tindak &#13;
pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh anak di Kecamatan Idi Rayeuk. Hasil penelitian &#13;
menjelaskan bahwa faktor penyebab seorang anak melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan &#13;
adalah faktor kurangnya pengawasan dari orang tua, faktor ekonomi, faktor rendahnya pendidikan, dan faktor &#13;
lingkungan pergaulan. Sedangkan upaya penanggulan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum yaitu upaya &#13;
preventif yaitu suatu tindakan untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan upaya represif yaitu upaya yang &#13;
dilakukan aparat penegak hukum setelah dilakukannya tindak pidana. Disarankan agar masyarakat khususnya &#13;
orang tua agar lebih peduli kepada anaknya agar tidak melakukan perbuatan menyimpang dan merugikan &#13;
masyarakat dan kepada aparat penegak hukum untuk lebih konsisten dalam menanggulangi kejahatan pencurian &#13;
dengan pemberatan yang dilakukan oleh anak, agar anak tidak menggulangi perbuatannya kembali.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILDREN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL OFFENSES - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>THEFT - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>345.026 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111808</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 08:20:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-07 11:37:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>