<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111792">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FAKTOR PRODUKSI PUKAT CINCIN TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUNITA GAJAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Lampulo adalah pusat pengolahan perikanan terbesar di kota Banda Aceh yang berpotensi dan berhadapan langsung dengan alur pelayaran internasional. Pelaksanaan kegiatan penangkapan sangat bergantung pada faktor produksi alat penangkap ikan. Terdapat ketidakpastian terhadap faktor produksi armada pukat cincin pada efektifitas produksi hasil tangkapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tren dan faktor produksi yang mempengaruhi hasil tangkapan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, observasi dan wawancara dengan penentuan jumlah responden menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan pada bulan April tahun 2023. Hasil wawancara dengan petugas Syahbandar berupa pendataan hasil tangkapan yang menunjukkan bahwa tren produksi hasil tangkapan alat tangkap pukat cincin bersifat fluktuatif dengan produksi tertinggi terjadi pada bulan Oktober sebesar 2,209,144 kg dan produksi terendah terjadi pada bulan Mei sebesar 749,112 kg dengan rata-rata produksi per tahun sebesar 6,042,699 kg. Wawancara dengan nelayan berupa informasi terkait faktor yang digunakan pada produksi dengan alat tangkap pukat cincin dengan hasil wawancara adalah secara simultan semua variabel berpengaruh, namun faktor persial yang paling mempengaruhi hasil tangkapan adalah ukuran kapal, hal ini terlihat dari nilai koefisien yaitu 474,777 dan dilanjutkan oleh pengalaman pawang, tinggi jaring, daya mesin, jumlah bahan bakar minyak, panjang jaring dan koefisien berpengaruh negatif yaitu jumlah anak buah kapal dan lama trip.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pukat Cincin, Faktor Produksi, Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111792</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-22 17:34:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 10:43:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>