<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111758">
 <titleInfo>
  <title>RAGAM JENIS DAN KELIMPAHAN LALAT PADA PETERNAKAN KUTARAJA FARM KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nanda Chairunnisa Rezki Harahap</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ragam Jenis dan Kelimpahan Lalat pada Peternakan Kutaraja Farm Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Lalat termasuk ordo Diptera dan vektor mekanis yang dapat membahayakan bagi hewan. Terdapat dua jenis lalat yang mengganggu kenyamanan ternak yaitu lalat penghisap darah dan lalat bukan penghisap darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaneragaman jenis dan kelimpahan nisbi lalat di Peternakan Kutaraja Farm. Pengoleksian  lalat menggunakan sweep net dengan cara mengayunkan di sekitar kandang kambing. Pengambilan sampel Lalat dilakukan di pagi hari dan sore hari. Lalat yang telah dikoleksi kemudian dilakukan pinning menggunakan jarum pinning pada bagian thoraks dan diidentifikasi dengan menggunakan kunci determinasi. Keanekaragaman jenis lalat yang diperoleh yaitu Musca domestica, Stomoxys calcitrans dan Chrysomya megacephala. Kelimpahan nisbi menunjukkan bahwa lalat yang paling dominan yaitu Musca domestica (93.70%) dan lalat yang paling rendah jumlah kelimpahan nisbinya yaitu Stomoxys calcitrans (1.56%) dan hasil signifikan rata-rata antara jumlah kandang kambing perah dan kandang kambing potong (p&gt;0,05) artinya tidak ada perbedaan antara kandang kambing perah dan kandang kambing potong. &#13;
&#13;
Kata kunci: Kelimpahan nisbi, sweep net, M.domestica, S.calcitrans, C.megacephala&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DISEASES - ANIMALS - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111758</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-22 14:43:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-23 10:23:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>