BU TALAM DAN CATERING: SEBUAH ANALISIS SOSIOLOGIS PERGESERAN BUDAYA LOKAL (STUDI KASUS DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BU TALAM DAN CATERING: SEBUAH ANALISIS SOSIOLOGIS PERGESERAN BUDAYA LOKAL (STUDI KASUS DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA)


Pengarang

Rozzi Depriadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Masrizal - 198404152010121005 - Dosen Pembimbing I
Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing II
Bukhari - 197505242009121001 - Penguji
Dara Fatia, M.Sos - 199510312022032008 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810101010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perubahan zaman perlahan dapat mempengaruhi berbagai adat dan budaya yang telah menjadi ciri khas di suatu daerah namun mulai terkikis atau mulai ditinggalkan oleh masyarakat dengan berbagai alasan salah satunya karena di anggap lebih rumit. Budaya seharusnya merupakan hasil dari rasa dan cipta manusia itu sendiri, akan tetapi berbagai temuan teknologi membuat masyarakat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman. Khususnya budaya bu talam yang perlahan mulai terkikis dengan hadirnya catering. Pada kebudayaan bu talam tersebut mengandung nilai kekeluargaan, persaudaraan, kekompakan, dan bahkan bergotong royong yang berarti kebersamaan itu sangat penting didalamnya. Akan tetapi dampak dari pergeseran budaya bu talam dengan hadirnya catering telah membuat terkikisnya identitas rameune bagi Kabupaten Nagan Raya, khususnya di Kecamatan Seunagan Timur, yang artinya rameune adalah akal yaitu memuliakan tamu yang telah menjadi ciri khas Nagan Raya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berbagai faktor-faktor sosiologis terhadap pergeseran yang terjadi maupun memudarnya budaya lokal khususnya adat istiadat bu talam dengan hadirnya catering. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial Francis Fukuyama, dan konsep modal sosial. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa yang menyebabkan terjadinya pergeseran budaya bu talam dengan hadirnya catering di Kabupaten Nagan Raya karena tidak adanya norma yang mengikat, kemudian kurangnnya rasa kepedulian baik dari pemerintah ataupun berbagai penggiat kebudayaan di Kabupaten Nagan Raya, dan juga berpengaruhnya pada pola perilaku kehidupan masyarakat Kabupaten Nagan Raya yang menuju pada gaya hidup individualisme. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, peneliti merekomendasikan agar menjadi acuan atau pertimbangan baik pemerintah maupun masyarakat agar lebih memperhatikan identitas budaya lokal, hal ini dengan tujuan supaya mendorong kemajuan di Kabupaten Nagan Raya sendiri.
Kata Kunci: Bu Talam, Rameune, Catering, Pergeseran Budaya Lokal.

Changing times can slowly affect various customs and cultures that have become the hallmark of an area but are starting to erode or start to be abandoned by the community for various result of human taste and creativity, but various technological inventions have made society adapt to the progress of the times. Especially the culture of bu talam which is slowly being eroded by the presence of catering. In this natural culture, it contains the values of kinship, brotherhood, cohesiveness, and even mutual cooperation which means that togetherness is very important in it. However, the impact of the cultural shift in bu talam with the presence of catering has resulted in the loss of the identity of rameune for Nagan Raya Regency, especially in East Seunagan District, which means that rameune is the mind, namely glorifying guests which has become the hallmark of Nagan Raya. The purpose of this study was to find out various sociological factors regarding the shifts that occurred and the fading of local culture, especially the customs of bu talam with the presence of catering. This study uses the social capital theory of Francis Fukuyama, and the concept of social capital. This type of research uses qualitative methods. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that what caused the cultural shift in bu talam with the presence of catering in Nagan Raya Regency was due to the absence of binding norms, then the lack of concern from both the government and various activist cultures in Nagan Raya Regency, and also its influence on the behavior patterns of people's lives Nagan Raya Regency which leads to an individualism lifestyle. Based on the results of this study, the researchers recommend that it become a reference or consideration for both the government and the community to pay more attention to local cultural identity, this with the aim of encouraging progress in Nagan Raya Regency itself. Keywords: Bu Talam, Rameune, Catering, Local Culture Shift.

Citation



    SERVICES DESK