<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111668">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUS TRANS KOETARADJA KORIDOR 3B (PUSAT KOTA-LHONG RAYA-MATA IE) DENGAN PENDEKATAN TARIF BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azwar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dana Otonomi Khusus (OTSUS) di provinsi Aceh akan berakhir pada tahun 2026 berdasarkan informasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Aceh , salah satu sarana dan prasarana yang di danai oleh OTSUS adalah pengoperasian Bus Trans Koetaradja Koridor 3B, untuk tarif bus tersebut dari pihak Dinas Perhubungan Aceh masih menggratiskan setiap penumpang yang naik bus tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menetapkan tarif yang efektif yang didasarkan pada biaya operasional kendaraan dan menghitung kelayakan finansial Bus Trans Koetaradja koridor 3B (Pusat Kota- Lhong Raya – Mata Ie). Penelitian ini terdiri dari data yang dikumpulkan berupa data primer yang dapat didapatkan dengan survei lapangan berupa menghitung jumlah penumpang naik dan data sekunder yang didapatkan dari Dinas Perhubungan Aceh yang terdiri dari biaya operasional kendaraan Bus Trans Koetaradja koridor 3B. Koridor 3B ini memiliki 3 unit bus sedang yang dioperasikan setiap hari, yaitu 3 bus sedang yang menempuh panjang rute 12,20 km per rit. Biaya operasional kendaraan yang harus dikeluarkan untuk 3 unit bus sedang pada koridor 3B sebesar Rp. 783.716.730,- per tahun. Hasil dari analisis tarif pada koridor 3B dengan nilai BOK dan load factor sebesar 28,42% menggunakan metode Departemen Perhubungan (2002), yaitu sebesar Rp.9.000,-. Didapatkan hasil dari analisis kelayakan finansial selama 14 tahun dengan menggunakan suku bunga atau discount rate 8%, 10%, 12% dan 15% diperoleh IRR pada kondisi NPV=0 dan BCR=1 sebesar 13,20%, maka Bus Trans Koetaradja koridor 3B dinyatakan layak dioperasikan secara finansial pada suku bunga atau discount rate 8%, 10%, 12% dan 13,20%, jika dilihat pada besaran discount rate di atas 13,20% dapat disimpulkan bahwa pengoperasian bus tersebut belum layak secara finansial dengan besaran suku bunga pada payback period tertinggi adalah sebesar 13,20% membutuhkan jangka waktu pengembalian modal dari pengoperasian bus tersebut pada tahun ke-14.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111668</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-21 17:01:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-22 09:58:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>