<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111665">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP KEBERLANJUTAN PENDIDIKAN DI KECAMATAN PANTE BIDARI ACEH TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI NANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putri Nanda (2023). Pengaruh Pernikahan Usia Dini Terhadap Keberlanjutan Pendidikan Di Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur&#13;
Undang-undang nomor 16 tahun 2019 menyatakan bahwa perkawinan hanya diperbolehkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun. Menurut BKKBN Aceh, angka perkawinan anak usia dini masih tinggi di Aceh. Aceh Timur sendiri khususnya di Kecamatan Pante Bidari terdapat 4% angka pernikahan kurang dari 19 tahun. Pernikahan usia dini akan menghambat keberlanjutan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Melihat kondisi masyarakat di kecamatan Pante Bidari Aceh Timur dari segi Pendidikan banyak yang putus sekolah bahkan hanya sampai pada tingkat SMA/sederajat atau sekolah non formal lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pernikahan usia dini terhadap keberlanjutan Pendidikan di Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan sampel sebanyak 33 pasangan yang telah ditetapkan yaitu pasangan yang melakukan pernikahan usia dini di Kecamatan pante Bidari. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diuji mengunakan uji analisis deskriptif uji prasyarat dan uji regresi linier. Berdasarkan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara variabel pernikahan usia dini dengan keberlanjutan pendidikan di Kecamatan Pante Bidari dengan taraf signifikansi 0,001 &lt; 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara pernikahan usia dini dengan keberlanjutan pendidikan.&#13;
Kata kunci: pernikahan usia dini, pendidikan, keberlanjutan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111665</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-21 16:56:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-22 09:53:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>