<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111657">
 <titleInfo>
  <title>THE USE OF SARCASM IN ENGLISH BY INDONESIAN SPEAKERS IN INDONESIAN MOVIES AND SERIES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAZI JUWANDI BIN SYUKRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  KIP  Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sarkasme telah dipelajari secara luas dalam berbagai disiplin ilmu seperti linguistik, psikologi, neurologi, sosiologi, dan bahkan studi lintas budaya. Namun, alam seringkali memunculkan berbagai tanggapan dari pendengarnya. Pelajaran ini menyelidiki penggunaan sarkasme dalam bahasa Inggris oleh penutur bahasa Indonesia dalam film dan serial Indonesia untuk memeriksa jenis sarkasme dan maknanya yang diterapkan di film dan serial tersebut. Deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini dimana data yang diadopsi dalam penelitian ini diambil dari dialog film dan serial, yang berasal dari Layangan Putus, Ali &amp; Ratu-Ratu Queens dan Twivortiare. Dialog-dialog tersebut dikategorikan ke dalam empat jenis sarkasme oleh Camp (2011); propositional, lexical, like-prefixed, dan illocutionary. Oleh karena itu, penelitian ini menemukan bahwasanya Layangan Putus, Ali &amp; Ratu-Ratu Queens, dan Twivortiare terdiri oleh 44 frasa dialog sarkasme di dalamnya, sebanyak 23% propositional, 30% lexcial, 36% illocutionary, dan 11% like-prefixed. Dialog-dialog tersebuti dicirikan oleh ucapan oleh penutur yang mengatakannya dan dikonfirmasi dengan analisis peneliti. Sangat disarankan untuk memp[erhatikan dialog yang diimplementasikan dalam film dan serial Indonesia, termasuk sarkastik dialog, membutuhkan analisis kritis dan bersedia untuk memeriksa pesan yang tersirat dalam setiap adegan secara menyeluruh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111657</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-21 16:08:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-21 16:31:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>