<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111620">
 <titleInfo>
  <title>KEWENANGAN OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) PROVINSI ACEH DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RINA ZUDRIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Otoritas  Jasa  Keuangan  yang  selanjutnya  disingkat  OJK  adalah  lembaga  independen  yang berwewenang untuk mengatur, mengawasi, dan memeriksa jasa keuangan di seluruh provinsi Indonesia, termasuk  provinsi Aceh yang menerapkan prinsip  syari’ah  terhadap  lembaga  keuangan  syari’ah  selanjutnya  disebut  LKS. Dalam  prakteknya  resiko  kerugian  dalam  pembiayaan  peryertaan  modal (Musyaraakah)  sering  dilimpahkan  ke  nasabah  dengan  penambahan  biaya  finalti dan pelelangan angunan secara sepihak. Sedangkan dalam Qanun Aceh Nomor 8 Tahun  2014  tentang  pokok  –  pokok  syari’ah  pasal  20  pelaksanaan  harus berdasarkan keterbukaaan keadilan, dan bebas dari riba. Untuk dapatnya terlaksana LKS berdasarkan prinsip syari’ah maka diperluhkan peran OJK dalam melakukan peraturan, pembinaan, dan pengawasan sesuai dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang LKS pasal 60 ayat (2) pada pelaksanaan kesesuian prinsip syari’ah, kelancaran sistem pembayaran, serta perlindungan nasabah dan mitra LKS.  &#13;
Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana peran dari kewenangan OJK dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap penerapan prinsip syari’ah, dan kelancaran sistem pembayaran serta perlindungan nasabah.   &#13;
Penelitian  ini  menggunakan  metode  penelitian  hukum  empiris  yaitu. informasi diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan mewawancarai responden dan informan yang telah ditentukan.  &#13;
Berdasarkan hasil penelitian bahwa kewenangan yang dimiliki OJK dalam penerapan  prinsip  syari’ah,  OJK  mengawasi  operasional  berdasarkan  prinsip syari’ah  yang  diawasi  langsung  oleh  DPS.  Namun,  sejauh  ini  peran  DPS  belum optimal dikarenakan penggunaan dana pembiayaan yang tidak sesuai dengan tujuan yang  ditetapkan  oleh  debitur  di  awal,  manipulasi  laporan  penyampaian  kepada OJK,  dan  minimnya  pengaduan  nasabah.  Sedangkan,  dalam  pembinaan  OJK memantau kepatuhan LKS dan juga pemberian peringatan, denda, serta mencabut  izin usaha. Sedangkan kelancaran sistem pembayaran OJK melakukan pengawasan dengan dua cara yaitu off site dan on site dan dalam pembinaan OJK menggunakan strategi  mendeteksi  risiko  dan  menganalisis  kerentanan  titik  lemah  pada  sistem bank.  Selanjutnya,  perlindungan  nasabah  OJK  melakukan  mediasi,  fasilitasi,  dan negoisasi apabila terjadinya pertentangan para pihak bank dan nasabah.  &#13;
Adapun  Saran  adalah  menata  ulang  standar  prinsip  Syari’ah  dengan koordinasi DPS, melakukan perbandingan dan perbaikan terhadap penyimpangan produk  LKS,  merekomendasikan  perbaikan  Qanun  LKS  menjamin  hukum pelaksanaan kewenangan OJK, fatwa MUI menjadi rekomendasi dari aturan atau perintah gebernur agar memiliki kekuatan hukum yang mendasar</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BANK (FINANCE) - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ISLAMIC LAW</topic>
 </subject>
 <classification>346.082</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111620</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-21 12:28:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-12 15:22:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>