<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11162">
 <titleInfo>
  <title>UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM LINN) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>khairunnisa anwar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Delima telah lama dimanfaatkan buahnya sebagai obat tradisional untuk&#13;
berbagai penyakit. Semua bagian tanaman bersifat antivirus dan antibakteri, salah&#13;
satunya adalah kulit buahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas&#13;
antibakteri ekstrak kulit delima (Punica granatum linn) dalam menghambat&#13;
pertumbuhan Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak&#13;
Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan dan 2 kelompok&#13;
kontrol. Pengulangan masing-masing dilakukan sebanyak 4 kali. Perlakuan terdiri&#13;
dari ekstrak etanol kulit buah delima konsentrasi 10%, 20%, 40% dan 60%.&#13;
Kontrol positif yang digunakan adalah kloramfenikol 30 µg, sementara kontrol&#13;
negatif menggunakan akuades. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi&#13;
cakram Kirby Bauer. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji&#13;
Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit buah delima&#13;
dengan konsentrasi 10%, 20%, 40% dan 60% dapat membentuk zona hambat&#13;
dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 7,375 mm, 8,75 mm, 11,375 mm&#13;
dan 13,25 mm. Hasil analisis data diperoleh bahwa ekstrak kulit buah delima&#13;
konsentrasi 10%, 20%, 40% dan 60% menunjukkan perbedaan yang nyata dalam&#13;
menghambat pertumbuhan E. coli dibandingkan kontrol negatif dan positif pada&#13;
taraf 5%. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar zona hambat&#13;
yang terbentuk.&#13;
Kata kunci: Punica granatum Linn, Escherichia coli, antibakteri, in vitro.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ESCHERICHIA COLI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POMEGRANATES</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11162</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 16:37:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-20 16:31:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>