<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111551">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI TERMOKIMIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faizatun Nafis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Kimia</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang penerapan model Experiential Learning pada materi termokimia di kelas XI MAN 3 Banda Aceh telah dilakukan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model Experiential Learning pada materi termokimia. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini yaitu 30 peserta didik kelas XI MIA 2. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi, lembar angket tanggapan peserta didik dan soal tes. Analisis data menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung lebih besar dibandingkan ttabel dengan menggunakan taraf signifikan 0,05, yaitu 14,4 &gt; 1,69, yang berarti Ha diterima. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada pertemuan pertama yaitu 78,80% dengan katagori aktif, pada pertemuan kedua yaitu 88,4% dan pada pertemuan ketiga yaitu 92,3% termasuk kedalam katagori sangat aktif. Tanggapan peserta didik terhadap pengunaan model Experiential Learning pada materi termokimia yang diperoleh dari pengisian angket sebesar 93,70% termasuk katagori baik. Berdasarkan data-data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa ada penerapan model Experiential Learning pada meteri termokimia memperoleh respon yang sangat baik dari peserta didik dan dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THERMOCHEMISTRY -  CHEMICAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111551</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-20 15:31:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-20 16:03:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>