<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111532">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HISTOPATOLOGI ORGAN HATI TIKUS PASCA TERAPI EKSTRAK ETANOL DAUN KARI PADA TUMOR MAMMAE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fikri Alsidik Ajis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun kari memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan diyakini memiliki potensi sebagai obat herbal dalam terapi penyakit, termasuk tumor. Daun kari mengandung zat aktif seperti alkaloid, tanin, flavonoid, dan fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi gambaran histopatologi hati tikus (Sprague Dawley) setelah diberikan terapi ekstrak etanol daun kari pada tumor mammae. Sebanyak 9 ekor tikus betina dengan bobot badan 150-200 gram digunakan sebagai subjek penelitian dan dibagi secara acak menjadi 3 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol diberi air destilasi. Kelompok perlakuan I diberi ekstrak daun kari dengan dosis 300 mg/kg BB, dan Kelompok perlakuan II diberi ekstrak daun kari dengan dosis 400 mg/kg BB. Pemberian ekstrak daun kari dilakukan selama 30 hari pada pagi hari. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan histopatologi memperlihatkan bahwa pemberian ekstrak daun kari dengan dosis 300 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB mengakibatkan perubahan sel ringan pada organ hati berupa degenerasi sel, kongesti, inflamasi dan nekrosis. Berdasarkan hasil yang diperoleh ekstrak daun kari aman digunakan sebagai obat herbal anti tumor.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111532</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-20 13:13:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-20 15:27:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>