Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH UKURAN MATA JARING TERHADAP HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR.
Pengarang
Devi Auliani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing I
Nanda Rizki Purnama - 199002112021021101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1911103010007
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perairan wilayah Aceh diketahui memiliki sumberdaya ikan yang melimpah dan sangat potensial untuk dikembangkan dalam membangun sektor perikanan serta menambahkan pendapatan perekonomian daerah. Sekitar 10% desa di Kabupaten Aceh Besar merupakan desa pesisir. Desa Lam Awe berada pada daerah pesisir pantai laut dimana pada umumnya masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Nelayan yang terdapat di Desa Lam Awe pada umumnya menggunakan jaring insang dasar (bottom gillnet). Jaring insang dasar (botton gillnet) memiliki empat persegi panjang yang dimana dilengkapi dengan tali ris atas yang dipasangkan pelampung sebagai daya apung dan tali ris atas bawah dipasang pemberat bagi alat tangkap. Pemanfaatan alat tangkap jaring insang dasar di perairan Lam Awe masih terbilang sederhana dan hasil tangkapan yang diperoleh ditujukan untuk konsumsi dan diperdagangkan. Penggunaan jaring insang oleh masyarakat nelayan di pesisir pantai Lam Awe terutama jaring insang dasar (botton gillnet) memiliki kelebihan antara lain mudah penanganan dan pengoperasiannya, harga alat tangkap relative murah, mudah dispeibaiki serta relatif tahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan perbedaan hasil tangkapan jaring insang dasar (bottom gillnet) dengan ukuran mata jaring 2 dan 3 di pesisir pantai Desa Lam Awe Peukan Bada, Aceh Besar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2023 yang berlokasi di Perairan Desa Lam Awe, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode survey, dimana informasi yang diperoleh berasal dari pengamatan langsung di lapangan berupa data primer yaitu jenis hasil tangkapan, ukuran mata jaring, dan berat hasil tangkapan ikan. Sedangkan data sekunder yang diperoleh yaitu jumlah kapal jumlah dan alat penangkapan ikan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan penggunaan ukuran mata jaring 2 inch dan 3 inch mendapatkan hasil tangkapan sebanyak 35 jenis ikan, dimana ikan yang tertangkap dengan ukuran mata jaring 2 inch sebanyak 24 jenis dengan jumlah individu sebanyak 213 dan berat 9.170 gram. Ikan yang tertangkap dengan ukuran mata jaring 3 inch sebanyak 17 jenis terdiri dari 60 individu dengan berat total 6.180 gram. Penggunaan mata jaring berukuran 2 inci mampu menangkap hasil tangkapan dengan berat yang lebih tinggi dibandingkan dengan mata jaring berukuran 3 inci karena jumlah spesies hasil tangkapannya yang beragam. Meskipun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan penggunaan mata jaring berukuran 2 inci, ikan-ikan yang tertangkap dengan mata jaring 3 inci didominasi oleh ikan yang lebih besar dan memiliki ukuran yang lebih bervariasi.
The waters of the Aceh region are known to have abundant fish resources and have the potential to be developed in developing the fisheries sector and adding income to the regional economy. About 10% of villages in Aceh Besar District are coastal villages. Lam Awe Village is located in the coastal area of the sea coast where the community generally makes a living as fishermen. Fishermen in Lam Awe Village generally use bottom gillnets. The bottom gillnet has four rectangles which are equipped with a top ris rope which is paired with a buoy as buoyancy and a bottom ris rope mounted with weights for fishing gear. The utilization of basic gillnet fishing gear in Lam Awe waters is still fairly simple and the catches obtained are intended for consumption and trade. The use of gill nets by fishing communities on the Lam Awe coast, especially the basic gill net (bottom gillnet) has advantages including easy handling and operation, relatively cheap fishing gear prices, ease of repair, and relative durability. This study aims to determine the species composition and differences in the catch of bottom gillnet with mesh sizes 2 and 3 on the coast of Lam Awe Village Peukan Bada, Aceh Besar. The research was conducted in February 2023 located in the waters of Lam Awe Village, Peukan Bada District, Aceh Besar Regency. The method used is the survey method, where the information obtained comes from direct observation in the field in the form of primary data, namely the type of catch, mesh size, and weight of the fish catch. While secondary data obtained are the number of vessels and fishing gear, which are then analyzed using comparative descriptive analysis. The results showed that the use of 2-inch and 3-inch mesh sizes obtained a catch of 35 species of fish, whereas the fish caught with a 2-inch mesh size was 24 species with 213 individuals and a weight of 9,170 grams. Fish caught with a 3-inch mesh size of 17 species consisting of 60 individuals with a total weight of 6,180 grams. The use of a 2-inch mesh can catch a higher weight catch than a 3-inch mesh because of the diverse number of species caught. Although the number of species caught was less than that of the 2-inch mesh, the fish caught with the 3-inch mesh were dominated by larger fish and had a greater variety of sizes.
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PAANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJONG SEURANGGA (RISKA FITRIANI, 2024)
IDENTIFIKASI KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) YANG DIDARATKAN DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR (MUHAMMAD IQBAL, 2020)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR (SAFIRA ARLIANA, 2022)
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN, KESERAGAMAN, DAN DOMINANSI IKAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG YANG DIDARATKAN DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE, KECAMATAN PEUKAN BADA, ACEH BESAR (PUTRI ROZATUL MUKSINA, 2023)
PENGARUH UKURAN MATA JARING (MESH SIZE) PADA ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PPI UJONG SERANGGA, ACEH BARAT DAYA (Intan Nuri Rizqah, 2024)