<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111504">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) MAHASISWA S1 PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMATUL ULYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi dan kemampuan pedagogik menjadi dasar potensi calon guru bersaing pada era revolusi 4.0. Mahasiswa belum mampu menggunakan teknologi dan kemampuan pedagogik secara bersamaan. Dibutuhkan kerangka pembelajaran untuk mengatasi permasalahan ini. Technological pedagogical and content knowledge (TPACK) adalah kerangka kerja yang mengintegrasikan teknologi dalam pembelajran dan diharapkan dimiliki oleh setiap calon guru untuk menjadi guru professional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kemampuan TPACK mahasiswa S1 pendidikan matematika USK serta melihat perbedaan TPACK antar angkatan 2019 dan 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa S1 pendidikan matematika USK, serta yang menjadi sampel adalah mahasiswa angkatan 2019 dan 2021. Instrumen penelitian yang digunakan kuisioner yang dikembangkan oleh Zalkowski (2013) sebanyak 32 item komponen pertanyaan TPACK. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuisioner  melalui whatsapp group. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kemempuan TPACK mahasiswa berada pada kategori sedang dan tidak terdapat perbedaan kemampuan antar angkatan 2019 dan 2021.  Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diataranya kegiatan pembelajaran perkuliahan selama daring maupun luring dan pengalaman mengajar sama. Kemampuan TPACK calon guru perlu ditingkatkan pada aspek penguasaan konten, pedagogik, dan teknologi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>371.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111504</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-20 10:47:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-26 12:16:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>