<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11148">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO AKNE VULGARIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNSYIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SHEIKHA NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Akne vulgaris menjadi masalah pada hampir semua remaja. Akne vulgaris adalah penyakit kulit paling sering terjadi. Faktor yang berperan yaitu usia, ras, familial, makanan, cuaca/musim yang secara tidak langsung dapat memicu proses patogenesis akne. Umumnya insidens terjadi pada sekitar umur 14-17 tahun pada wanita, 16-19 tahun pada pria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwaat keluarga, makanan, cara membersihkan wajah dan kosmetik dengan akne vulgaris di Fakultas Kedokteran Unsyiah Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan Cross sectional survey. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsyiah Banda Aceh Program Studi Pendidikan Dokter angkatan 2009, 2010 dan 2011. Cara pengambilan sampel adalah Stratified Random Sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dan pembagian kuesioner dan didapatkan sampel sebanyak 100 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat yaitu uji chi square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara riwayat keluarga (p = 0,000 ; RR = 1,62), cara membersihkan wajah (p = 0,014 ; RR= 1,26) kosmetik (p = 0,000 ; RR = 1,56) dengan akne vulgaris dan tidak ada hubungan antara makanan ( p = 0,214 p &gt; 0,05) dengan akne vulgaris. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan antara riwayat keluarga, cara membersihkan wajah, dan kosmetik  dengan akne vulgaris dan tidak terdapat hubungan antara makanan dengan akne vulgaris. Diharapkan adanya edukasi lebih lanjut tentang akne vulgaris oleh dokter ahli kulit agar mahasiswa dapat melakukan tindakan pencegahan dini terhadap timbulnya akne vulgaris.&#13;
&#13;
Kata kunci: Akne vulgaris, riwayat keluarga, makanan, kosmetik, cara membersihkan wajah &#13;
*Risiko Relatif (RR)&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ACNE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COSMISTICS</topic>
 </subject>
 <classification>616.53</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11148</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 13:59:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-11 16:46:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>