KAJIAN HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN (BYCATCH) ALAT TANGKAP JARING INSANG DI PERAIRAN LAM AWE, KECAMATAN PEUKAN BADA, KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN (BYCATCH) ALAT TANGKAP JARING INSANG DI PERAIRAN LAM AWE, KECAMATAN PEUKAN BADA, KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Talcha Aqilla - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing I
Rianjuanda - 198603092019031009 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1911103010092

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.202 84

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jaring insang dasar (bottom gillnet) merupakan alat tangkap yang digunakan oleh nelayan Desa Lam Awe untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan. Jaring insang merupakan alat tangkap yang dioperasikan secara pasif dan tidak merusak sumberdaya perairan. Namun, jaring insang termasuk alat tangkap dengan tingkat selektivitas yang rendah dan dikhawatirkan akan lebih banyak menangkap hasil tangkapan sampingan (bycatch) daripada hasil tangkapan utama (main catch). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi hasil tangkapan utama, hasil tangkapan sampingan, dan hasil tangkapan yang dikembalikan ke alam, dan mengetahui ukuran panjang cagak serta status konservasi dari spesies hasil tangkapan sampingan jaring insang dasar di Desa Lam Awe. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, serta wawancara dengan mengikuti langsung kegiatan nelayan ketika mendaratkan hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 54 spesies ikan yang tertangkap secara keseluruhan, dengan rincian hasil tangkapan utama 10 spesies, hasil tangkapan sampingan 36 spesies, dan hasil tangkapan yang dikembalikan ke alam 8 spesies. Hasil tangkapan utama lebih mendominasi yaitu sebesar 48%, hasil tangkapan sampingan sebesar 43% dan hasil tangkapan yang dikembalikan ke alam sebesar 9% dengan jumlah total sebesar 48,6 kg. Ukuran ikan yang tertangkap pada penelitian ini sangat beraneka ragam, dengan ukuran ikan terpanjang yaitu ikan remora (Remora remora) 45,5 cm dan ukuran hasil tangkapan yang terpendek yaitu ikan teri (Stolephorus indicus) 3,2 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 spesies ikan yang tergolong ukuran juvenil atau dibawah ukuran tingkat kedewasaan (length maturity). Pada penelitian ini tidak terdapat jenis ikan yang dilindungi dan terancam punah berdasarkan UU No.1 Tahun 2021, namun berdasarkan IUCN terdapat 42 spesies dengan status keterlindungan least concern (beresiko rendah), dan 2 spesies dengan status keterlindungan data deficient (kurang data).

Bottom gillnet is a fishing gear used by fishermen in Lam Awe Village to carry out fishing activities. Gill nets are fishing gear that is operated passively and does not damage aquatic resources. However, gill nets include fishing gear with a low level of selectivity and it is feared that they will catch more bycatch than the main catch. This study aims to determine the proportion of main catch, bycatch, and discarded catch, and determine the size of crow length and conservation status of bottom gill net bycatch species in Lam Awe Village. The study was conducted in March 2023. The methods used in this study are observation, documentation, and interview methods by directly following fishermen's activities when landing catches. The results showed that there were 54 species of fish caught in total, with details of the main catch of 10 species, bycatch of 36 species, and catch discarded of 8 species. The main catch dominates at 48%, bycatch at 43% and the catch discarded at 9% with a total amount of 48.6 kg. The size of the fish caught in this study was very diverse, with the longest fish size being remora fish (Remora remora) 45.5 cm and the shortest catch size being anchovy (Stolephorus indicus) 3.2 cm. The results showed that there were 7 species of fish classified as juvenile size or below the size of the level of maturity (length maturity). In this study, there are no protected and endangered fish species based on Law No. 1 of 2021, but based on IUCN there are 42 species with least concern protection status, and 2 species with deficient data protection status.

Citation



    SERVICES DESK