<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111368">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PELAYANAN PUBLIK DI KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU ARIANSYAH MULY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelayanan  publik  yang  dilakukan  oleh  pemerintah,  termasuk  instansi  kepolisian bertujuan  untuk  memenuhi  kebutuhan  dan  keinginan  masyarakat  dengan  tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Namun, data dari Ombudsman Provinsi Aceh terdapat laporan mengenai permasalahan Pelayanan di Polresta Banda Aceh yaitu Masyarakat mengakses layanan publik namun dilakukan penundaan berlarut. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengatahui  model  dan  faktor  pendukung pelayanan  publik  di  Polresta  Banda  Aceh.  Penelitian  menggunakan  teori  model pelayanan publik yang dikemukan oleh Surjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah  desekriptif  kualitatif.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  Polresta Banda  Aceh  dalam  melayani  publik  menerapkan  model  pelayanan  dengan mengedepankan  kepentingan  umum  diatas  kepentingan  pribadi.  Polresta  Banda Aceh juga mengimplementasikan model pelayanan yang transparan dan akuntabel yakni setiap pelayanan dilakukan dengan sangat terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan. Selanjutnya adalah pelayanana yang efektif dan efisien yaitu pelayanan yang cepat dan tidak berbelit-belit. Model pelayanan juga mengedepankan prinsip kesamaan hak artinya setiap masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama tanpa memandang suku, agama dan ras. Faktor pendukung pelayanan publik di Polresta Banda Aceh adalah adanya kerja sama yang solid antar jajaran sehingga pelayanan bisa berjalan optimal. Pelayanan publik di Polresta Banda Aceh juga turut didukung oleh  sarana  dan  prasarana  yang  memadai  sehingga  pelaksanaan  layanan  bisa dilakukan dengan baik, dan pemanfaatan teknologi sperti aplikasi Polri Super App untuk mendukung pelayanan. Dari hasil penelitian dapat disarankan bahwa Polresta Banda Aceh harus lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan dengan penyebaran informasi  yang  lebih  luas  melalui  berbagai  platform  internet  dan  meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai.  Kata Kunci: Pelayanan Publik, Model Pelayanan Publik, Polresta Banda Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111368</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-16 15:36:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-16 16:27:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>