<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111340">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH HIPOGLIKEMIA TERHADAP STRES OKSIDASE PADA GINJAL :</title>
  <subTitle>STUDI HEAT SHOCK PROTEIN-70 JARINGAN GINJAL PADA TIKUS MODEL DIABETES</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Ishak Abdul Gafar Newton Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi pendidikan Dokter Spesialis Ilmu penyakit Dalam</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG : Hipoglikemia merupakan komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita diabetes mellitus (DM). Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan marker proinflamasi dan menimbulkan stres oksidatif. Stress oksidatif yang terjadi pada jaringan ginjal dapat dinilai secara tidak langsung dengan menggunakan biomarker Heat Shock Protein - 70 (HSP-70).&#13;
TUJUAN : menilai dampak hipoglikemia terhadap kadar HSP-70 pada jaringan ginjal.&#13;
METODE : Penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap di Laboratorium Riset Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada bulan Oktober-Desember 2022. Penelitian menggunakan sampel 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) dengan usia 8-12 minggu yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok tikus DM tanpa hipoglikemia, kelompok tikus DM dengan hipoglikemia ringan, dan kelompok tikus DM dengan hipoglikemia berat. Ginjal tikus kemudian diisolasi dan dilakukan pemeriksaan kadar HSP-70 dengan ELISA. Data dilakukan uji ANOVA satu arah, dan analisa dengan software SPSS 23.0. Hubungan antara kadar gula darah dan HSP-70 ginjal dianalisis dengan uji Pearson’s. Pengaruh antara derajat hipoglikemia dan HSP-70 ginjal dianalisis dengan uji regresi.&#13;
HASIL : Pada K1, K2, K3, dan K4 didapatkan mean kadar HSP-70 7,29±1,57, 10,26±0,7, 11,97±1,22, dan 12,06±1,42. Konsentrasi HSP-70 pada K3 dan K4 tidak berbeda secara signifikan (P&gt;0,05). Berdasarkan analisis statistik diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,611 dengan p value 0,007. Hal ini menunjukkan hipoglikemia berpengaruh negatif secara signifikan terhadap HSP-70 dimana semakin berat hipoglikemia semakin tinggi HSP-70.&#13;
KESIMPULAN : Terdapat peningkatan kadar HSP-70 pada jaringan ginjal kelompok tikus DM yang mengalami hipoglikemia, namun tidak terdapat peningkatan yang signifikan antara episode hipoglikemia ringan dengan hipoglikemia berat. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111340</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-16 09:34:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-16 11:14:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>