<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111332">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI MULSA ORGANIK PADA BERBAGAI JENIS DAN DOSIS PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L .MERRILL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agroteknologi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Siti Rahmah. 1805150010010. Aplikasi Mulsa Organik pada Berbagai Jenis da Dosis pada&#13;
Tanaman Kedelai (Glycine max L.Merril). di bawah bimbingan Hasanuddin sebagai&#13;
pembimbing utama dan Jumini sebagai pembimbing anggota.&#13;
Keberadaan gulma dapat menyebabkan kehilangan hasil pada tanaman kedelai. Salah&#13;
satu upaya untuk mengatasi kehilangan hasil dilakukan pengelolaan tanaman menggunakan&#13;
jenis dan dosis mulsa organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa&#13;
jenis dan dosis mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian ini telah&#13;
dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Pengelolaan Gulma, Fakultas Pertanian&#13;
Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Rancangan percobaan yang digunakan&#13;
dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3x4&#13;
dengan 3 ulangan. Faktor yang di teliti adalah jenis dan dosis mulsa organik. Faktor jenis&#13;
mulsa organik terdiri dari 3 taraf yaitu: eceng gondok, jerami padi, dan kirinyuh. Faktor dosis&#13;
mulsa organik yaitu: 0, 8, 16, dan 24 toh ha-1. Peubah yang diamati yaitu laju tinggi tanaman,&#13;
jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot biji 100&#13;
butir, dan hasil biji kering. Jenis mulsa organik berpengaruh nyata terhadap jumlah polong per&#13;
tanaman, dan jumlah biji per tanaman. Mulsa kirinyuh dapat meningkatkan jumlah polong per&#13;
tanaman. Dosis mulsa organik berpengaruh nyata terhadap laju tinggi tanaman 30-45 HST,&#13;
jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, dan hasil biji&#13;
kering. Dosis mulsa sebanyak 24 ton-1 dapat meningkatkan laju tinggi tanaman 30-45 HST,&#13;
jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, dan hasil biji&#13;
kering. Ada interaksi antara jenis dan dosis mulsa organik terhadap jumlah biji per tanaman.&#13;
Mulsa eceng gondok yang diberikan sebanyak 24 ton-1 dapat meningkatkan jumlah biji per&#13;
tanaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111332</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-15 22:27:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-16 09:39:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>