<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111327">
 <titleInfo>
  <title>MORFOMETRIK DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA FORSSKAL, 1775) DI KAWASAN MANGROVE BANDA ACEH DAN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUNITA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kawasan mangrove banyak terdapat di wilayah pesisir Banda Aceh dan Aceh Besar dan termasuk dalam kategori air payau, sumber daya hayati yang berasal dari area mangrove adalah kepiting bakau (Scylla serrata). Kepiting bakau (S. serrata) merupakan salah satu spesies yang memegang peranan penting dalam ekosistem mangrove. Budidaya kepiting bakau (S. serrata) selama ini masih mengandalkan hasil penangkapan di alam yang jumlahnya terus menurun, perlu adanya dukungan kajian biologi yang dilakukan yaitu mengenal morfometrik dan hubungan panjang berat sebagai basis informasi agar ketersediaan spesies, khususnya yang relevan dengan kegiatan budidaya kepiting bakau tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfometrik kepiting bakau, hubungan panjang berat dan faktor kondisi kepiting bakau (S. serrata). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2022-Januari 2023, berlokasi di kawasan mangrove Deah Raya, Banda Aceh dan kawasan mangrove Cadek, Baitussalam, Aceh Besar. Pengamatan sampel dilakukan di Laboratorium Biologi Laut, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Sampel kepiting bakau yang diperoleh ditimbang dan di ukur karakter morfometriknya. Hasil penelitian menunjukkan kepiting bakau di kawasan mangrove Cadek dan Deah Raya tergolong dalam kategori kepiting fase muda dengan ukuran rata-rata lebar karapas tertinggi yaitu 93,88 mm dan 92,59 mm. Hubungan lebar karapas kepiting bakau (S. serrata) jantan menunjukkan pola pertumbuhan allometrik positif, sedangkan kepiting bakau (S. serrata) betina menunjukkan pola pertumbuhan isometrik. Kata kunci: Morfometrik, hubungan panjang dan berat, S. serrata, mangrove.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MANGGROVES SWAMPS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRABS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.975 386</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111327</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-15 18:36:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-10 10:41:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>