<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111320">
 <titleInfo>
  <title>JARINGAN PEDAGANG SEMBAKO DI DESA SIMPANG PEUT KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA  (STUDI KASUS PADA PEDAGANG ASAL PIDIE DI NAGAN RAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SRI AYI WAHYUNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jaringan  sosial  mempunyai  peranan  penting  bagi  pedagang  di  pasar  Simpang Peut,  karena  dapat  memudahkan  para  pedagang  dalam  bersaing  dan  bertahan dalam usaha dagang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi pedagang sembako asal Pidie dalam memperkuat jaringan  dagang di Simpang Peut  Nagan  Raya.  Penelitian  ini  dianalisis  melalui  teori  jaringan  sosial  yang dikemukakan  oleh  Mark  Granovetter.  Jenis  penelitian  kualitatif  dengan  total informan  sebanyak  5  orang,  3  orang  pedagang,  2  orang  pembeli  asal  Pidie. Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  observasi,  wawancara,  dan  dokumentasi dengan  teknik  analisis  data  menggunakan  reduksi  data,  penyajian  data,  dan penarikan  kesimpulan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pedagang  asal Pidie  menggunakan  strategi  berdagang  dengan  memanfaatkan  jaringan  sosial yang dimilikinya untuk memperkuat jaringan  pedagang  melalui  empat prinsip utama,  pertama;  membangun  jaringan  sosial  melalui  norma  sosial  yaitu membangun  kepercayaan  dan  hubungan  baik,  sehingga  saat  UD.  Fauzan kelontong  memberikan  hutang  barang  dagangan  kepada  Riskia  kelontong  dan kios pesona tidak mesti harus ada jaminan karena sudah tertanam rasa percaya sesama  pedagang  Pidie.  Kedua  jaringan  sosial  terbentuk  melalui  ikatan  kuat dan  ikatan  lemah.  Ikatan  kuat  terbentuk  antara  sesama  pedagang,  dan  juga dengan  pembeli  yang  berasal  dari  Pidie.  ikatan  lemah  terbentuk  antara  UD. Fauzan  kelontong  dengan  pembeli,  Riskia  kelontong  dengan  pembeli,  Kios pesona kelontong dengan pembeli. Ketiga; dibutuhkan peran pihak lain sebagai penghubung  atau  yang  bisa  menjembatani  untuk  terbangunnya  ikatan  sosial antara penjual dengan pembeli, sebagai contoh penghubung antara UD. Fauzan kelontong dengan UD. Fauzan kelontong dengan yaitu Pak Rahmat. Keempat; keterlekatan  (embededness)  sosial  tidak  hanya  sebatas  hubungan  mitra  kerja. akan  tetapi,  sudah  melebihi  tingkatan  sekedar  mitra  kerja,  sudah  terbentuk kekeluargaan  sesama  berasal  dari  Pidie  hubungan  kedaerahan  itu  lebih  kental antara  UD.  Fauzan  kelontong  dengan  toko  Riskia  kelontong  dan  kios  pesona kelontong, juga sebaliknya. &#13;
Kata Kunci :  Jaringan sosial, Pedagang, dan sembako</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIAL RELATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TRADE</topic>
 </subject>
 <classification>302</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111320</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-15 16:01:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-16 10:32:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>