<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111309">
 <titleInfo>
  <title>PENYELENGGARAAN BIMBINGAN KARIR DI SLTA SE-KOTA SABANG DALAM MENYIAPKAN PESERTA DIDIK MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AKLIMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesalahan dalam memilih jurusan merupakan hal yang paling mendasar ketika seseorang sudah memasuki jenjang perguruan tinggi. Hal itu terjadi salah satu penyebabnya karena kurang efektifnya pemberian bimbingan karir di masa sekolah menengah atas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripksikan penyelenggaraan bimbingan karir di SLTA se-kota Sabang dalam menyiapkan peserta didik melanjutkan studi ke perguruan tinggi menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penyelenggaraan bimbingan karir di SLTA se-kota Sabang dalam menyiapkan peserta didik melanjutkan studi ke perguruan tinggi telah dilaksanakan berdasarkan tahapan-tahapannya. Namun dalam pengimplementasiannya, tahapan-tahapan tersebut masih ada hal-hal yang kurang maksimal seperti alokasi waktu yang disediakan tidak cukup untuk guru BK melaksanakan bimbingan klasikal dalam pemberian materi bimbingan karir sehingga guru BK tidak dapat melakukan bimbingan karir secara khusus. Guru BK hanya dapat melaksanakannya pada peserta didik kelas 3 yang tidak lama lagi akan memasuki dunia perkuliahan. Hal tersebut tidak memungkinkan peserta didik dapat mempunyai pemahaman karir yang matang karena tidak diberikan pengarahan sedini mungkin saat di kelas 1.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COUNSELING - EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>371.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111309</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-15 14:56:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-15 15:24:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>