<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111266">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT  KEMATANGAN  EMOSI DENGAN SELF-ACCEPTANCE (PENERIMAAN DIRI) PADA REMAJA SMA SE- KOTA TAKENGON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ELLIYA JUNARIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penerimaan diri diperlukan oleh setiap remaja agar mereka dapat mengenali diri mereka sendiri, penerimaan diri pada remaja dapat muncul ketika tingkat emosi remaja tersebut telah stabil dan melalui perbaikan diri dimasa lalu. Tingkat emosi tersebut merupakan proses dimana seseorang mampu mengontrol emosinya dan tidak meledakkan emosinya dihadapan orang lain sehingga individu tersebut bisa mencapai tingkat kematangan emosi, yang dikenal dengan istilah kematangan emosi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat kematngan emosi dengan self-acceptance (penerimaan diri) pada remaja SMA se-kota Takengon. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di kota takengon dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner skala likert dengan subjek penelitian sebanyak 365 orang remaja SMA Negeri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase dan analisis korelasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan gambaran kematangan emosi dan self-acceptance (penerimaan diri) remaja SMA di kota takengon termasuk dalam kategori sedang yang dilihat dari jumlah frekuensi jawaban kematangan emosi sebesar 55,9% (204 siswa) dan self-acceptance (penerimaan diri) sebesar 55% (199 siswa), selebihnya termasuk dalam kategori rendah dan tinggi. Berdasarkan analisis data koefesien korelasi termasuk dalam kategori sedang diperoleh r=0,521 dan probability value ditaraf 0,000 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111266</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 20:57:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-15 08:54:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>