<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111255">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI JARINGAN IKAT KOLAGEN PADA OTOT LONGISSIMUS DORSI DAN SEMITENDINOSUS SAPI ACEH DENGAN PEWARNAAN PICROSIRIUS RED</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wahyudi Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>IDENTIFIKASI JARINGAN IKAT KOLAGEN PADA OTOT LONGISSIMUS DORSI DAN SEMITENDINOSUS                            SAPI ACEH DENGAN PEWARNAAN                     PICROSIRIUS RED&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Jaringan ikat kolagen merupakan jaringan ikat utama yang menyusun otot tubuh makhluk hidup. Jaringan ikat kolagen terdapat pada otot, tulang, tendo, fascia dan organ. Jaringan ikat kolagen berperan dalam menjaga struktur tubuh dan mempertahankan elastisitas. Pada hewan ternak keberadaan jaringan ikat kolagen pada otot akan memengaruhi kualitas daging yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi dan jumlah jaringan ikat kolagen pada otot longissimus dorsi dan semitendinosus sapi aceh dengan menggunakan teknik pewarnaan picrosirius red (PSR). Sampel yang digunakan adalah jaringan otot longissimus dorsi dan semitendinosus yang berasal dari 3 ekor sapi aceh dewasa dengan bobot badan berkisar antara 200-300 kg dan body conditional score (BCS) 3. Sampel otot diproses secara histoteknik serta diwarnai dengan pewarnaan PSR. Distribusi jaringan ikat kolagen dianalisis secara deskriptif, sedangkan kandungan jaringan ikat kolagen pada kedua otot dianalisis menggunakan software Image J untuk mendapatkan persentase luas area. Data perbandingan persentase luas area antar dua jenis otot dianalisis dengan uji independent T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan ikat kolagen ditemukan pada endomisium dan  perimisium pada kedua jenis otot dengan tingkat ketebalan yang berbeda. Jaringan ikat kolagen lebih tebal pada perimisium terutama pada daerah longgar yang juga ditemukan struktur buluh darah. Berdasarkan uji statistik terdapat perbedaan nyata persentase luas area jaringan ikat kolagen antara otot semitendinosus  dengan otot longissimus dorsi (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111255</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 17:02:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-15 09:07:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>