<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111242">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGELOLAAN VAKSIN PADA UNIT PELAYANAN KESEHATAN DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN (KKP) KELAS II BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAID ZAFRIL ALIF</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keberhasilan imunisasi bergantung pada beberapa faktor, diantaranya genetik, kualitas dan kuantitas vaksin. Vaksin merupakan produk biologis yang sangat rentan sehingga memerlukan pengelolaan yang tepat untuk menjaga kualitas vaksin. Kualitas vaksin perlu dijaga sejak vaksin diproduksi hingga diberikan kepada pasien. Kegagalan dalam mematuhi prosedur pengelolaan yang tepat dapat mengakibatkan kerusakan vaksin, yang berpotensi mengurangi atau menghilangkan potensinya. Pemantauan suhu yang tepat sangat penting untuk manajemen rantai dingin yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen pengelolaan vaksin dan mengobservasi sistem penyimpanan vaksin di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian observasional non-eksperimental yang bersifat deskriptif dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, &#13;
wawancara, dan kuesioner dari kantor induk dan wilayah kerja milik Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banda Aceh. Data dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data penyimpanan vaksin dianalisis secara statistik dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa manajemen pengelolaan vaksin pada unit pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banda Aceh sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Untuk sistem penyimpanan vaksin, penilaian dirinci menjadi tiga kategori meliputi kelengkapan sarana dan prasarana dalam kategori baik, kondisi vaksin dalam kategori baik, dan kondisi lemari es dalam kategori baik selain klinik kantor induk yaitu cukup baik. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengelolaan  vaksin terkait perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian limbah, pencatatan dan pelaporan sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.&#13;
&#13;
Kata kunci: Imunisasi, Pengelolaan Vaksin, Penyimpanan, Kesehatan Pelabuhan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>VACCINATION - DISEASE CONTROL (COVID 19)</topic>
 </subject>
 <classification>614.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111242</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 15:45:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-07 10:50:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>