<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="111238">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI MEDICATION ERROR PADA PERESEPAN OBAT DI UNIT RAWAT JALAN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANISA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Medication error menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang dapat meningkatkan mortalitas, durasi rawat inap, dan biaya pengobatan bagi pasien. Kesalahan pada salah satu tahap dapat terjadi secara berantai dan menimbulkan kesalahan pada tahap selanjutnya. Medication error dapat berupa kesalahan dalam tahap prescribing, transcribing, dispensing dan administration. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis persentase kejadian medication error pada fase prescribing, transcribing, dispensing dan administration pada peresepan obat di Unit Rawat Jalan Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan desain cross-sectional dilakukukan secara prospektif. Sampel penelitian ini yaitu sebanyak 100 lembar resep yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan dengan metode checklist mengenai evaluasi kejadian medication error pada fase prescribing, transcribing, dispensing, dan administration. Data dikalkulasikan kedalam bentuk persentase dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kejadian medication error terbanyak adalah pada fase prescribing yaitu tidak ada tanggal lahir pasien (15,83%), fase transcribing yaitu tidak menyalin waktu penggunaan obat (1,72%), fase dispensing yaitu mengambil obat diluar intruksi resep (0,52%) dan fase administration yaitu tidak menjelaskan efek samping obat dan penyimpanan obat (17,21%). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah persentase kejadian medication error pada peresepan obat di Unit Rawat Jalan Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh&#13;
pada fase prescribing sebesar (38,21%), fase transcribing sebesar (2,58%), fase dispensing sebesar (0,52%) dan pada administration sebesar (58,69%).&#13;
&#13;
Kata Kunci: Medication Error, Peresepan, Transcribing, Dispensing, Administration</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>111238</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 15:02:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-14 16:03:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>